Viral Luhut Panjaitan Beri Amplop untuk Kyai di Madura, Begini Penjelasannya !

0
285
Copyright©okezone

Soal Amplop ke Kiai Zubair, Luhut: Saya Memberikan Bisyaroh untuk Pengobatan Beliau !

Indowarta.com – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang lantas memberikan tanggapan terkait video kunjungannya ke Pesantren Nurul Cholil di Bangkalan, sebab viral di media sosial lantaran dirinya yang diketahui memberikan amplop ke Kiai Zubair Muntasor.

“Kunjungan saya ke Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan pada Sabtu 30 Maret 2019, merupakan bentuk silaturahmi,” ungkap Luhut melalui akun Facebook-nya yang dikutip Okezone, Jumat (5/4/2019).

Baca Juga : Terkait Lahan Milik Negara, Luhut Mengaku Punya Lahan 6 Ribu Hektar di Kaltim !

Sementara Luhut yang mengungkapkan, silaturahmi ke pondok pesantren terbilang biasa ia lakukan sejak menjadi Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya di Madiun, Jawa Timur, pada tahun 1995.

WAJIB BACA :  Penjelasan Luhut Pandjaitan Soal Penghentian Pencarian Korban KM Sinar Bangun

“Bagi saya keberadaan pesantren telah menjadi pilar penting untuk menjaga kekokohan NKRI,” kata Luhut.

Copyright©okezone

Melihat kebiasaan itu, mantan Menko Polhukam ini yang lantas menyatakan bahwa dirinya mulai kenal dengan almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang lantas banyak mengajarinya tentang tradisi pesantren, sejarah Islam, dan tentang Islam yang membawa kedamaian.

“Khusus mengenai kunjungan ke Bangkalan, saya sengaja menjenguk KH. Zubair Muntasor yang saya dengar memiliki masalah kesehatan. Tentu hal ini tidak patut saya ceritakan ke publik secara lebih mendetail karena privasi beliau,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, saat dirinya bertamu ke sana, ia dijamu dengan sangat hangat.

“Saya hanya dapat membalas dengan memberi bisyaroh (tanda terima kasih -red) sekedarnya untuk membantu pengobatan beliau. Sayapun lebih dulu diberi oleh-oleh berupa batik dan batu akik. Begitulah tradisi yang kami lakukan untuk menjaga tali silaturahmi,” kata Luhut.

WAJIB BACA :  Terkait Lahan Milik Negara, Luhut Mengaku Punya Lahan 6 Ribu Hektar di Kaltim !

Dimana pertemuan itu, cetusnya, berlangsung sekitar 15 menit. Adapun dirinya yang menitipkan pesan supaya jangan sampai ada umat atau santri yang golput pada Pemilu 2019.

Baca Juga : Disebut Cium Kaki Prabowo Hoaks, Luhut Ancam Bakal Polisikan Pelaku !

“Saya menyesalkan adanya pihak-pihak yang mengatakan telah terjadi jual beli suara dalam pertemuan tersebut. Bagi saya, fitnah yang keji itu mencoreng kehormatan terutamanya KH. Zubair Muntasor dan pondok pesantren yang diasuhnya,” ujarnya.

Lantaran hal tersebut, Luhut yang menghimbau kepada para elite supaya mengutamakan pikiran jernih daripada prasangka buruk, dimana hati yang bersih dapat mambawa kita kepada kedamaian.

“Ajaran hubungan dan jalinan silahturahmi yang sudah diajarkan turun temurun oleh para leluhur kita jangan dirusak oleh kepentingan sesaat para elite. Sebelum bertindak bertanyalah dan berdialoglah dengan hati nurani yang paling dalam untuk melakukan sesuatu yang terbaik,” kata Luhut.

Baca Juga : Penjelasan Luhut Pandjaitan Soal Penghentian Pencarian Korban KM Sinar Bangun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here