Setya Novanto Diperiksa KPK, Terkait Kasus Korupsi e-KTP !

0
296
Copyright©liputan6

Soal Kasus Korupsi e-KTP, KPK Bakal Periksa Setya Novanto Jadi Saksi !

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah memeriksa mantan Ketua DPR Setya Novanto. Dimana ia bakal dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari (MN) soal kasus korupsi e-KTP.

“Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka MN,” tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Rabu (10/4/2019).

Baca Juga : Viral, Foto Setya Novanto di Rest Area Tol Cipularang, Begini Penjelasan KPK !

Adapun Setyo Novanto sebagai terpidana kasus korupsi e-KTP. Disamping mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut, penyidik turut memanggil dua terpidana kasus yang serupa yaitu mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

WAJIB BACA :  Komentar Jokowi Soal Setya Novanto Menolak Diperiksa KPK!
Copyright©cnnindonesia

Diketahui bahwa mereka bakal diperiksa sebagai saksi dengan tersangka Markus Nari. Disebutkan bahwa politikus Golkar Markus Nari yang dijerat dengan dua sangkaan oleh KPK, yakni dugaan korupsi proyek e-KTP dan kasus yang menghalangi penyidikan kasus itu. tetapi, KPK telah melakukan peritmbangan guna menggabung dua berkas kasus milik tersangka Markus Nari.

Hampir keseluruhan penyidikan Pasal 21-nya itu sudah berjalan. Sedang dipertimbangkan apakah berkas perkaranya nanti digabung dengan perkara induk, kasus e-KTP,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah ketika dikonfirmasi, Jakarta, Selasa 27 Februari 2017.

Sementara Febri yang lantas menyatakan bahwa penggabungan berkas perkara itu dapat memenuhi prinsip dari peradilan dengan cepat. Meski demikian, tambah dia, masih ada beberapa saksi yang turut dihadirkan dalam keterangannya soal penyidikan kasus Markus Nari tersebut.

WAJIB BACA :  Polisi Bakal Periksa Ketua PP Muhammadiyah Soal Penyerangan Novel Baswedan!

Baca Juga : Setya Novanto Kembali Ungkap Anggota DPR Penerima Jatah Duit e-KTP !

“Karena yang MN (Markus Nari) itu kan fase berbeda dengan kasus e-KTP tersangka Irman dan lain-lain. Dia diduga menerima terkait dengan proses penambahan anggaran, jadi tempusnya berbeda,” tutur Febri.

Atas ditetapkannya Markus Nari sebagai tersangka, KPK yang lantas mengantarkan delapan orang ke penjara dalam kasus e-KTP. Adapun dari tujuh lainnya yakni mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto dengan 15 tahun penjara, pengusaha Andi Narogong dengan 13 tahun penjara, mantan ketua DPR Setya Novanto 15 tahun penjara dan Anang Sugiana Sudiharjo 6 tahun penjara. Untuk Irvanto dan Made Massagung diganjar 10 tahun penjara.

Baca Juga : Sel Mewah Setya Novanto, DPR Pertanyakan Standardisasi di Lapas Suka Miskin !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here