Pelaku Bantah Telah Mengeroyok Audrey, Kami Berkelahi Satu Lawan Satu !

0
171
Copyright©okezone

Pelaku Penganiayaan: Kami Tak Pernah Mengeroyok dan Melukai Alat Vital Audrey !

Indowarta.com – Dari 12 siswi SMA yang diperkirakan telah menganiaya siswi SMP, Audrey (AU), adapun tujuh diantaranya telah meminta maaf dan mengklarifikasi di sela-sela pemeriksaan yang dilakukan oleh Polresta Pontianak. Dimana tujuh terduga pelaku penganiayaan, Cc, LL, De, EC, TR, DA dan BN yang masing-masing orang telah mengungkapkan permohonan maafnya

Baca Juga : Ridwan Kamil Kecam Aksi Pengeroyokan yang Tewaskan Suporter Persija !

Kepada korban penganiayaan, Audrey serta keluarga dan juga para warganet. Salah satu terduga pelaku pengeroyokan telah meminta maaf dan menyesal atsa perbuatannya itu.

“Saya minta maaf atas yang terjadi, tapi kami tidak mengeroyok, masalah menusuk alat vital Audrey tidak pernah saya menyolok alat vital Audrey. Tolong Netizen jangan menghakimi karena kami tidak melakukan hal seperti itu,” ungkap LL, sembari menangis di Polresta Pontianak, Rabu (10/4/2019).

Copyright©twitter

Dia mengaku telah berkelahi dengan Audrey, tetapi sama sekali tak pernah melakukan hal tak senonoh yakni menyolok alat kelamin korban.

“Tidak ada niat sama sekali, malah kami tahu dari netizen, sementara kami tidak pernah melakukan yang dituduhkan. Atas pemberitaan yang tidak benar di media sosial kami dibilang psikopat dan penjahat kelamin,” ujarnya.

Dia kesal lantaran Audrey yang dinilai melecehkan dirinya dan almarhumah mamanya.

“Kalau untuk saya, (Audrey) suka ngomongin saya, masih saya diamkan, tapi ini selalu menyebut nama almarhumah mama saya karena pernah berhutang, meski telah dibayar,” kata dia sembari sesenggukan.

Salah satu terduga dari pelaku yang mengatakan bahwa dirinya jadi korba bullying oleh warganet lantaran pemberitaan di media sosial sementara ia menyebut sama sekali tidak benar.

Baca Juga : Begini Pengakuan Wanita yang Jadi Korban Pengeroyokan di Sudirman!

Kami saat di Taman Akcaya memang berdua belas, tapi saat di Informa kami cuma berempat, banyak yang hanya melihat dan tidak mengeroyok, hanya tiga yang berkelahi langsung dengan Audrey,” ujarnya lagi.

Sementara salah satu dari ketujuh terduga tersangka penganiayaan mengaku minta maaf dan menyesal telah mengeroyok Audrey.

“Tapi harus diketahui saya juga menjadi korban, karena saya bukan pelaku, karena saya dituduh pelaku, padahal saya tidak ada di lokasi. Saya bingung saya dituduh menjadi provokator dan saya tidak ada di tempat tersebut, dan saya diancam mau dibunuh dan ditusuk dan ditelefon terus sampai sekarang masih. Saya mohon untuk netizen berhenti menghakimi kami,” katanya juga sambil menangis.

Baca Juga : Rapat Besar Telurkan 5 Sikap Viking Soal Tragedi Pengeroyokan  Ricko Andrean!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here