Pencoblosan di Luar Negeri Kacau, KPU Tunggu Laporan dari Bawaslu !

0
224
Copyright©cnnindonesia

Menanggapi Pencoblosan di Luar Negeri Kacau, KPU Masih Tunggu laporan dari Bawaslu !

Indowarta.com – Diketahui bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang masih memilih menunggu laporan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) guna menindaklanjuti permasalahan yang tengah terjadi di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar negeri. Dimana kekacauan tersebut sepertiyang terjadi di TPS Sydney, Australia, serta Belanda dan Malaysia.

Lihat Juga : Bawaslu Beri Tanggapan Terkait Surat Suara Tercoblos Capres 01 di Malaysia !

“Kami serahkan kepada Panwas, kalau mereka rekomendasi (pemilih TPS di Sidney) disusul, bukan diulang mungkin ya, KPU bisa saja tindak lanjuti rekomendasi dari Panwas,” ucap Ilham kepada CNNIndonesia.com di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/4). Masih dalam kejadian yang sama, kini KPU masih menunggu rekomendasi dari Panwaslu Sydney.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: KPU dan Bawaslu terima Honor Saat Hadiri Acara Tim Ahok!
Copyright©facebook

Namun berdasarkan pengakuan Ilham, proses pemungutan suara yang hingga kini kemungkinan masih bisa dilakukan jika ada rekomendasi dari panwas setempat dan masih ada surat suara. Dimana sebelumnya, beberapa WNI di Sydney yang mengeluhkan lantaran tidak bisa menyalurkan hak pilihnya lantaran TPS sudah ditutup.

Diperkirakan pemilih yang gagal guna menyalurkan hak pilihnya sehingga masuk ke dalam daftar pemilih khusus yang baru bisa mencoblos satu jam sebelum penutupan. Lepas dari itu, PPLN Sydney yang menyatakan jika secara umum pemungutan suara yang diadakan pada pukul 08.00-18.00 waktu setempat berjalan lancar. Dimana PPLN yang mencatat jumlah pemilih di Australia mencapai 65 ribu orang.

Tak hanya terjadi di Sydney, persoalah tampaknya turut terjadi pada TPS di Selangor, Malaysia. Diperkriakan ada beberapa surat suara yang telah tercoblos pada bagian gambar pasangan 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Sementara Ilham yang menerangkan jika pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari polisi Diraja Malaysia terkait kasus yang sempat menghebohkan itu.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Pemilu Serentak 2019 Ditetapkan pada Tanggal 17 April!

Lihat Juga : Jika Ada Kecurangan Pemilu, Habib Rizieq Minta Rakyat Protes Keras ke Bawaslu !

Hal tersebut sehingga membuat KPU sempat datang ke Malaysia, tetapi tak dapat mendapat akses untuk melihat barang bukti surat suara yang telah tercoblos.

“Semua alhamdulillah lancar-lancar saja, sampai saat ini begitu ya (hanya Malaysia dan Sydney yang bermasalah). Ini masih ada yang proses, Eropa sedang berlangsung,” kata Ilham.

Terlebih, Ilham menambahkan, “Belanda yang begitu banyak lancar-lancar saja, jadi jangan dipukul rata seakan-akan semuanya seperti Sydney dan Malaysia. Sydney juga sebenarnya proses lancar, hanya saja ada beberapa orang tertentu yang tidak bisa memilih.”

Lihat Juga : Bawaslu Madiun Temukan Tiga WNA yang Masuk DPT Pemilu 2019 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here