KPU: Surat Suara Tercoblos di Malaysia Disebut Kriminal, Jika.. !

0
264
Copyright©medcom

Terkait Surat Suara Tercoblos di Malaysia, KPU Kesulitan Mengusut !

Indowarta.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Pramono Ubaid Tanthowi, yang telah menyatakan bahwa kasus dugaan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, disebut perbuatan kriminal. Apabila kejadian surat suara tercoblos terjadi di wilayah NKRI.

Ikuti Juga : Pencoblosan di Luar Negeri Kacau, KPU Tunggu Laporan dari Bawaslu !

“Itu kriminal, pidana kalau TPS itu di wilayah kita. Tapi itu orang jahat yang ingin mencederai proses pemilu kita di Malaysia,” ucap Pramono di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Senin, 15 April 2019.

Copyright©cnnindonesia

Sementara Pramono yang menyebutkan bahwa lokasi ditemukanya surat suara tercoblos bukan di wilayah yuridis Indonesia juga bukan ditempat resmi penyimpanan surat suara di Malaysia. Yang mana Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) telah menyiapkan tiga lokasi guna penyimpanan surat suara, yakni di KBRI, Wisma Indonesia, dan Sekolah Indonesia.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jika Tak Ada Gugatan, KPU Tetapkan Gubernur Terpilih DKI 5 Mei Lusa!

Selain itu, dia menyatakan, jumlah WNI pemilih di Malaysia memang paling banyak daripada di negara lain. Adapun Jumlahnya mencapai 500 ribu pemilih.

“Belum lagi DPK, kalau total penduduk kita di Malaysia bisa mencapai 1 juta,” ujarnya.

Disini, Pramono yang memastikan jika surat suara tercoblos tersebut tidak akan dihitung sebagai suara sah. Yang mana surat suara tersebut telah keluar dari lokasi penyimpanan seharusnya.

“Surat suara dibawa ke luar itu bagi kami tidak masuk proses pemilu, jadi berapapun surat suara yang dicoblos tidak akan masuk proses hitungan kita,” tuturnya.

Sementara itu, kasus temuan surat suara tercoblos berawal dari laporan relawan Sekretaris Bersama Satuan Tugas Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi (Satgas BPN PADI), Parlaungan, yakni pada 11 April 2019 pukul 12.48 waktu Malaysia.

WAJIB BACA :  Ini Dia 4 Fakta Kotak Suara Kardus Untuk Pemilu 2019 Mendatang

Ikuti Juga : KPU : Jangan Salahkan Format Debat Karena Performa Paslon Capres-Cawapres Kurang Oke !

dimana Ia lantas melaporkan temuan itu dengan melalui pesan Whatsapp kepada Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana.

Lantas, Yaza yang turut mengajak Anggota Panwaslu Kuala Lumpur, Rizki Israeni Nur, untuk menuju ke lokasi kejadian. Pukul 13.00, Yaza dan Rizki tiba di lokasi yang beralamat di Taman Universiti Sungai Tangkas Bangi 43000 Kajang, Selangor. Dimana tempat tersebut sebagai lot toko. Di dalamnya ditemukan 20 buah tas diplomatik, 10 kantong plastik hitam, dan sekitar 5 karung goni putih dengan tulisan Pos Malaysia.

Yang mana, kantong-kantong tersebut diduga berisi surat suara. Lepas dari itu, Yaza yang mencoba membuka salah satu. Ditemukan surat suara tercoblos untuk pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Untuk surat suara anggota legislatif, tercoblos di kolom Partai NasDem pada caleg nomor urut 3.

Ikuti Juga : KPU Minta Polisi Segera Tangkap Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here