Kubu Prabowo Tuding Ada Kecurangan dalam Pemilu 2019, Begini Reaksi Jokowi !

0
116
Copyright©kompas

Jokowi Bereaksi saat Kubu Prabowo Tuding Ada Kecurangan Pemilu 2019 !

Indowarta.com – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang memberikan tanggapan atas tudingan adanya kecrangan pada Pemilu 2019 dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dimana Jokowi yang telah mempersilakan kubu rivalnya untuk menempuh dengan cara hukum yang berlaku.

Lanjut Baca : Jokowi-Ma’ruf Unggul di Quick Count, Walikota Solo Langsung Cukur Gundul !

Kalau memang ada kecurangan yang dirugikan salurkan lewat mekanisme yang ada, laporkan ke Bawaslu bisa, ke MK (Mahkamah Konstitusi) bisa,” ucap Jokowi dalam wawancara dengan Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, Kamis (18/4/2019).

Copyright©detik

“Jalur-jalur seperti ini yang harus kita lakukan dan kenalkan ke masyarakat,” ujar capres petahana ini.

WAJIB BACA :  Terkait Kecurangan Pemilu 2019, BPN Prabowo-Sandiaga Ditantang Buktikan !

Lantas Jokowi yang menerangkan, bahwa penyelenggaraan pemilu di negara sebesar Indonesia disebut bukanlah perkara yang mudah. Dimana terdapat 800.000 tempat pemungutan suara yang tersebar di 17.000 pulau. Oleh sebab itulah, hal tersebut dinilai wajar apabila nantinya ada permasalahan mengenai logistik dan masalah teknis lainnya.

Tetapi, Jokowi yang mengungkapkan jika gelaran pemilu 17 April 2019 dapat berjalan dengan baik.

“Kita apresiasi kerja keras KPU, Bawaslu dan DKPP,” kata dia.

Sementara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diketahui tengah mengumpulkan bukti-bukti soal dugaan pelanggaran selama Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Adapun bukti-bukti tersebut guna mengungkap adanya kemungkinan pemungutan suara ulang.

WAJIB BACA :  Saat Aksi Bela Palestina, Kenapa Fadli Zon Malah Beri Pesan Menohok Untuk Jokowi!

Lanjut Baca : Pilpres 2019, Jokowi Menang di Markas FPI dan Keluarga Rizieq Shihab !

“Pelanggaran bukan sekadar pelanggaran ecek-ecek begitu. Tapi hal-hal yang memungkinkan ada efeknya, untuk diminta pemungutan suara ulang, seperti itu,” ujar Direktur Relawan BPN Ferry Mursyidan Baldan di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Sementara berdasarkan keterangan dari Ferry, dugaan adanya pelanggaran tersebut seperti terdapat jumlah data pemilih yang pindah, daripada data yang masuk sehingga daftar pemilih tetap di suatu lokasi. Selain itu, masalah perbedaan suara untuk partai dan calon anggota legislatif. Disamping sejumlah permasalah seputar surat suara. Seperti kekurangan surat suara hingga surat suara rusak.

Lanjut Baca : FPI Klaim Jokowi Mau Temui Rizieq Shihab di Arab Saudi, TKN Sebut Hoaks !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here