Sandiaga Ingin Kembali Jadi Wagud DKI ? Ini Syarat yang Harus Dilakukan !

0
1578
Copyright©kompas

Bisakah Sandiaga Uno Jadi Wakil Gubernur Jakarta Lagi? Ini Penjelasannya !

Indowarta.com – Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yakni Akmal Malik yang mengatakan, mengenai proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta yang disebut harus diulang apabila ingin mengembalikan calon wakil presiden Sandiaga Uno sebagai wagub.

Lihat Juga : Absen Dampingi Deklarasi Prabowo, Sandiaga Uno Disebut Kelelahan ?

“Pastinya diulang dari partai pengusung lagi. Diusulkan dua nama,” kata Akmal ketika dihubungi, Kamis (18/4/2019).

Copyright©cnnindonesia

Berdasarkan keterangan dari Akmal yang berdasarkan pada Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 yakni tentang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada), partai pengusung gubernur dan wakil gubernur yang mengajukan dua nama kepada DPRD melalui gubernur. Dimana sebelum DPRD melakukan pemilihan,

WAJIB BACA :  SBY–Prabowo Bertemu Lagi, Setuju atau Tidak Setuju ?

Diperlukan penyusunan tata tertib pemilihan. Sekarang ini, DPRD DKI yang diketahui baru akan menyusun panitia yang bertugas untuk menetapkan tata tertib. Mengenai lamanta proses pemilihan, Akmal yang lantas mengungkapkan, terkait langkah yang etis sepatutnya DPRD dengan melakukan proses permohonan tentang pemilihan wagub.

“Ketika DPRD tidak menindaklanjuti, nanti partai pengusungnya bertanya, kenapa usulan kami tidak dipilih. Kemudian pertanyaannya, apakah memungkinkan orang lain di luar dua nama yang sudah diajukan? Kan sudah final prosesnya. Kedua partai pengusung sudah mengumpulkan dua nama,” ujarnya.

Selain itu, Akmal yang menyatakan bisa saja dua nama tersebut dibatalkan serta nama Sandiaga dimasukkan yakni sebagai gantinya. Tetapi, Akmal yang melihat jika ada argumentasi yang kuat apabila langkah tersebut betul-betul dilakukan.

WAJIB BACA :  Prabowo Nyalon Presiden Lagi, Gerindra Bisa Jadi Pemenang Pemilu 2019!

Lihat Juga : Jalani Ibadah Umrah, Sandiaga Uno Bakal Temui Rizieq Shihab di Arab Saudi !

Tidak ada larangan, cuma karena kita, kan, tidak melulu persoalan aturan. Ada etika harus diperhatikan. Ketika ingin menarik lagi harus ada argumentasi jelas kenapa ditarik. Publik pasti bertanya itu, karena haknya ada di partai pengusung,” kata Akmal.

Melalui pidato tentang pengunduran diri yang telah dibacakan pada acara rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yakni pada 27 Agustus 2018, Sandiaga Uno yang telah mengundurkan diri sebagai wakil gubernur walaupun sebetulnya bisa melakukan cuti dan kembali apabila kalah. Namun, kini berdasarkan hitung cepat dari berbagai

Lembaga survei yang memperlihatkan bahwa Jokowi-Ma’ruf Amin unggul yakni dengan selisih sekitar 10 persen dari Prabowo-Sandiaga.

Lihat Juga : Demokrat: SBY Tak Setuju Putihkan GBK di Kampanye Prabowo-Sandiaga Uno !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here