Ini Penjelasan BPN Prabowo Soal Asal Muasal Persentase Suara 62 Persen !

0
162
Copyright©cnnindonesia

BPN Ungkap Asal Muasal 62 Persen Suara yang Diklaim oleh Prabowo Subianto !

Indowarta.com – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Andre Rosiade yang lantas angkat bicara terkait asal muasal suara 62 persen yang diklaim oleh Prabowo sebagai dasar dari deklarasi kemenangan Pilpres 2019. Dimana perhitungan 62 persen tersebut yang berasal dari formulir C1 di TPS seluruh Indonesia.

Lanjut Baca : Real Count KPU 4,5 Persen: Jokowi 54,72, Prabowo 45,28 Persen !

Andre yang lantas menyebutkan cara kerjanya para sakti di partainya. Partai Gerindra bakal memfoto formulir C1 kemudian dikirimkan ke BPN. Kemudian data yang telah masuk tersebut mereka susun yakni dengan cara tabulasi.

WAJIB BACA :  Erwin Aksa Usung Gerbong Pengusaha Untuk Dukung Prabowo-Sandi !
Copyright©kompas

“Jadi C1 itu dikirimkan masuk ke DPP partai masing-masing, ke BPN, dan dibikin, di-synchronize tabulasinya sudah sampai 60 persen, lalu diumumkan Pak Prabowo,” papar Andre kepada wartawan di sekitar kediaman Prabowo di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4).

Mereka yang lantas mengklaim jika data C1 yang telah mereka dapat dan masuk dalam penghitungan mencapai 60 persen dari total 820 ribu lebih TPS di seluruh Indonesia.

“Jadi berdasarkan itu Pak Prabowo mengumumkan kemenangan kemarin,” imbuhnya.

Lanjut Baca : Prabowo: Hei Lembaga Survei, Bohongi Saja Penguin di Antartika !

Di sisi lain, Andre Rosiade yang lantas menantang kepada lembaga-lembaga survei untuk membuka sumber dana mereka. Selain itu, ia turut menyinggung hasil dari quick count atau hitung cepat sekarang ini yang disebut tidak sesuai dengan survei yang telah mereka buat sebelumnya.

WAJIB BACA :  Jika Tidak Disetujui oleh Para Kiai, Bisa Saja PKB Tidak Usung Jokowi !

“Apa mungkin anda mau mengeluarkan uang miliaran rupiah dari kantong sendiri? Rayat berhak tahu dan kami berhak bertanya karena anda mengisi ruang publik menyatakan dalam 3-4 bulan terakhir Pak Jokowi menang besar, faktanya di QC anda ternyata yang 20 persen berubah 8 persen, ada 12 persen eror dari lembaga survei yang selama ini membangun narasi opini,” kata Andre.

Adapun sebelumnya, capresn nomor urut 02, Prabowo Subianto yang mengecam hasil quick count beberapa lembaga yang diketahui telah memenangkan Jokowi-Ma’ruf sebagai lembaga abal-abal yang tak dapat dipercaya.

Lanjut Baca : BPN Bantah Terkait Isu Prabowo Usir Sandiaga Uno Usai Hitung Cepat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here