Tengah Berduka, Sri Lanka Diserang Teror Bom saat Perayaan Paskah !

0
174
Copyright©detik

Tragedi Bom Sri Lanka Ratakan Gereja dan Hotel, Ratusan Korban Tewas !

Indowarta.com – Sebuah gereja dan hotel di Kota Kolombo, Sri Lanka diledakkan. Dimana lantaran kejadian teror tersebut terdapat ratusan orang tewas serta ratusan orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit. Dimana bom tersebut meledak di tiga buah geraja serta tiga hotel yang ada di Ibu Kota Sri Lanka, Kolombo

Baca Juga : Kabur dengan Luka, ke Mana Pelaku Bom Pasuruan Bersembunyi ?

Pada pukul 09.00 WIB, Minggu (21/4/2019). Adapun bom tersebut meledak ketika umat Kristiani tengah melakukan ibadah misa Paskah. Ledakan tersebut terdengar enam kali di Kota Kolombo pada pagi itu. selang beberapa menit usai ledakan, laman berita Reuters yang lantas melaporkan terdapat 80 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit di Kolombo.

WAJIB BACA :  Sri Lanka Resmi Larang Perempuan Kenakan Burka Usai Teror Bom!
Copyright©sindonews

Hingga kini, korban yang terus bertambah. Selang beberapa jam kemudian Reuters yang lantas melaporkan sebanyak 138 orang dilaorkan tewas serta terdapat 400 orang terluka lantaran terkena ledakan tersebut. sementara di Gereja St Sebastian di Kutawapitiya, Kolombo Utara, terdapat 50 orang tewas.

Sedangkan di Gereja di Batticaloa, Provinsi Timur, sebanyak 25 orang dilaporkan tewas lantaran terkena ledakan bom tersebut. lepas dari itu, di tiga buah hotel yang diduga dibom yaitu Shang-La Colombo, Kingsbury Hotel dan Cinnamon Grand Colombo yang hingga kini masih belum diketahui apakah tempat tersebut terdapat korban jiwa.

Diketahui terdapat 9 korban yang berasald ari negara asing jadi korban ledakan bom usai kondisi tenang dari teror-teror besar sejak akhir perang saudara yakni pada 10 tahun yang lalu. Hingga ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa teror tersebut.

WAJIB BACA :  Pelaku Peledakan Bom di Sri Lanka Terekam Kamera CCTV, Tenteng Tas Berisi Bom !

Baca Juga : Bercanda Bawa Bom di Dalam Pesawat, FN Terancam 8 Tahun Penjara

Sementara Kementerian Luar Negeri RI yang lantas memastikan jika tidak ada WNI yang menjadi korban tewas dari teror tersebut. adapun, direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu M Iqbal yang lantas mengatakan ketika adanya ledakan teror bom tersebut ada salah seorang WNI yang sedang ada di Hotel Shangri La.

“Namun KBRI Kolombo sudah memastikan bahwa yang bersangkutan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi oleh aparat keamanan Sri Lanka,” kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya.

“Beberapa WNI lainnya yang menginap di hotel Shangri La tidak berada di hotel saat kejadian,” imbuh Iqbal.

Baca Juga : Begini Kondisi Perawat Hamil yang Jadi Korban Bom Gereja Pantekosta Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here