KPU Sebut Salah Input C1 Terjadi pada Jokowi dan Prabowo !

0
1287
Copyright©cnnindonesia

KPU Ungkap Ada Kesalahan Input C1 Terjadi pada Jokowi dan Prabowo !

Indowarta.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diketahui telah menyatakan jika terjadi kesalahan saat meng-input data formulir C1 pada Pilpres 2019, dimana hal tersebut murni sebagai kesalahan manusia atau human error, bukannya ditujukan untuk menguntungkan atau merugikan pihak tertentu.

Baca Juga : Real Count KPU 4,5 Persen: Jokowi 54,72, Prabowo 45,28 Persen !

Dengan adanya kesalahan tersebut yang terjadi pada pasangan calon dengan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan pasangan calon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dimana formulir C1 tersebut sebagai formulir yang diketahui telah mencatat hasil penghitungan suara di TPS. Adapun dari hasil penghitungan tersebut yang di-upload ke situs KPU bersamaan dengan foto formulir C1.

WAJIB BACA :  Ternyata Ini Toh Alasan Jokowi dan Prabowo Ketemuan di MRT
Copyright©facebook

“Coba kita lihat seksama, kekeliruan sembilan buah C1 itu terjadi di pihak 01, juga 02. Jadi tidak benar kalau kekeliruan itu seluruhnya menyangkut pihak tertentu,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, Minggu (21/4).

Wahyu lantas menyatakan bahwa adanya kesalahan input pada formulir C1 tersebut jumlahnya yang tak banyak, yaitu sembilan TPS. Sementara dari sembilan TPS tersebut yang diketahui tersebar di tujuh provinsi.

Tidak banyak ya, sembilan. Nah sembilan itu tidak banyak dibandingkan 810 ribu TPS,” ujar Wahyu.

Disamping dari sembilan kesalahan input formulis C1 tersebut, Wahyu yang turut mengatakan tidak ada kesalahan data lain yang ditemukan. Adapun kesalahaan men-input formulis C1 tersebut yang diketahui sempat viral di media sosial usai KPU mulai mengumumkan real count melalui laman resmi penghitungan suara.

WAJIB BACA :  Komentar Bos JNE Soal Pernyataan Jokowi Daya Beli RI Naik!

Baca Juga : Benarkah Penghitungan Surat Suara KPU Bisa Di Hack ? Ini Penjelasannya !

Dimana sebelumnya, Ketua KPU yakni Arief Budiman yang turut mengakui jika adanya kesalahan input data C1 pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Sementara KPU, tambah dia, yang lantas dengan segera untuk memperbaiki kesalahan input data tersebut.

Kalau salah input kan kita lakukan koreksi,” kata Arief di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (20/4).

Disini, KPU yang telah mencatat, sampai Jumat (19/4/2019) siang, soal kesalahan saat meng-input data rekapitulasi hasil penghitungan suara dari C1 ke Situng yang diketahui terjadi di sembilan TPS. Dimana dari sembilan TPS tersebut yang tersebar di tujuh provinsi.

Baca Juga : Prabowo Deklarasi Sebelum Perhitungan Resmi KPU? Ini Kata Jubir BPN !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here