Tak Transparan, Bawaslu Minta Penghitungan Suara Ulang di Seluruh TPS Surabaya !

0
210
Copyright©cnnindonesia

Bawaslu Surabaya Diminta Hitung Ulang Suara di TPS, Sejumlah Partai Nilai Tak Berlangsung Transparan !

Indowarta.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah merekomendasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya guna memberikan tugas kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beserta jajarannya untuk melakukan penghitungan suara ulang Pemilu 2019 pada rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di seluruh PPK Kota Surabaya.

Ikuti Juga : Bawaslu Blokir Situs Jurdil 2019, Ini Alasannya !

Dimana Ketua Bawaslu Kota Surabaya yakni Hadi Margo yang lantas mengatakan bahwa rekomendasi tersebut menyusul dengan adanya permintaan supaya KPU Kota Surabaya untuk melakukan penghiutngan ulang suara terhadap 8.146 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Surabaya, Jawa Timur.

WAJIB BACA :  Pertemuan Kedua SBY-Prabowo, Demokrat Sebut Prabowo Lirik AHY ?
penambahan TPS
Copyright©Bugis Pos

Berdasarkan keterangan dari Hadi, adapun hasil dari penghutngan suara ulang tersebut bakal segera disampaikan kepada saksi peserta Pemilu 2019 yang diketahui telah menyerahkan mandat dan PPK.

“Penghitungan suara ulang untuk TPS se-kota Surabaya dilakukan dengan cara membuka kotak suara yang hanya dilakukan di PPK,” katanya seperti dilaporkan Antara, Minggu (21/4) malam.

Selain itu, Hadi yang lantas menegaskan bahwa rekomendasi penghitungan suara ulang se-Kota Surabaya tersebut murni berasal dari pengawasan ketika pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

“Jadi tidak benar kalau itu ada kaitannya dengan laporan dari lima partai politik soal penggelembungan suara ke Bawaslu kemarin (20/4). Ini murni pengawasan kami saat pemungutan, perhitungan suara di TPS serta rekapitulasi hasil penghitungan suara di PPK,” kata Hadi.

WAJIB BACA :  Inilah Daftar Nomor Urut 14 Partai Peserta Pemilu 2019!

Ikuti Juga : Pencoblosan di Luar Negeri Kacau, KPU Tunggu Laporan dari Bawaslu !

Sementara berdasarkan hasil dari pengawasan itu, tambah dia, Bawaslu Surabaya yang lantas mengadakan rapat pleno guna menyikapi adanya laporan itu yakni pada 20 April 2019. Berdasarkan dari hasil Rapat Pleno Bawaslu Surabaya yang disampaikan melalui berita acara Nomor 30/BA./K.JI-38/IV/2019 tersebut,

Telah ditemukan selisih hasil penghitungan perolehan suara kepada salah satu pengisian serta penjumlahan dan tanpa pengisian (kosong) dalam formulir model C-KPU dan kelengkapannya di tingkat TPS yang telah tersebar di Kota Surabaya tersebut.

Lepas dari itu, Komisioner KPU Surabaya Muhammad Kholid yang lantas menyampaikan jika pihaknya telah menerima surat rekomendasi dari Bawaslu, namun belum bisa memutuskan untuk melaksanakan rekomendasi tersebut lantaran harus menunggu rapat pleno KPU.

Ikuti Juga : Bawaslu Beri Tanggapan Terkait Surat Suara Tercoblos Capres 01 di Malaysia !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here