Sebut Pemilu 2019 Terburuk Sejak Reformasi, PKS Ungkapkan Hal Ini !

0
218
Copyright©cnnindonesia

PKS Sebut Pemilu 2019 Terburuk Sejak Era Reformasi !

Indowarta.com – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid yang lantas menyebutkan jika penyelenggaraan Pemilu 2019 yang diselenggarakan antara pilpres dan pileg sebagai proses pesta demokrasi terburuk yang pernah diadakan setelah era reformasi.

Lanjut Baca : Di Jambi Kotak dan Surat Suara Pemilu Dibakar, Caleg ini Jadi Tersangka !

Saya sudah menyatakan itu sebelum Pak Bambang [Widjojanto] menyatakan itu, saya sudah menyatakan ini adalah [pemilu] terburuk sepanjang zaman reformasi,” kata Hidayat saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Selasa (23/4).

Copyright©tribunnews

Adapun Hidayat yang lantas menyatakan bahwa buruknya gelaran Pemilu 2019 dapat dilihat melalui sejumlah indikator. Dimana salah satunya dari segi persiapan serta pelaksanannya yang masih ditemukan adanya permasalahan yang ada di lapangan. Kemudian ia yang turut menyinggung adanya pernyataan dari

WAJIB BACA :  Amien Rais Sebut Istilah People Power sama dengan Jihad ?

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang pernah menyaatakan sekitar 17 juta warga yang disebut tidak mendapat undangan guna melakukan pencoblosan ketika hari pemungutan suara, Rabu 17 April lalu. Rupanya tak hanya itu saja, Hidayat turut menambahkan adanya pernyataan dari Bawaslu jika ditemukan sebanyak 5.500 petugas KPPPS yang disebut tidak netral dalam Pemilu 2019.

KPU juga pernah menyatakan tidak kurang ada 2.500 TPS yang tidak bisa menyelenggarakan pencoblosan pada tanggal 17 [April],” kata dia.

Lanjut Baca : Moeldoko Persilakan Pihak yang Curiga Ikut Pantau Penghitungan Suara di Pemilu 2019 !

Disamping itu, Hidayat menambahkan, bahwa indikator lain kegagalan dari gelaran Pemilu 2019, diduga adanya penggelembungan suara yang telah ditemukan sejumlah masyarakat ketika proses penghitungan suara. Yang mana menganggap bahwa KPU sendiri yang disebut kurang responsif guna melakukan penyelidikan soal potensi penggelmebungan suara

WAJIB BACA :  Presiden Jokowi Tetapkan 17 April 2019 Sebagai Libur Nasional !

Yang telah dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di Pemilu 2019. Adapun hal tersebut hingga membuat sejumlah masyarakat turut memviralkan dugaan itu melalui media sosial dari pada melaporkannya ke KPU.

“KPU mengharap itu tidak diviralkan di media sosial tapi berharap itu disampaikan ke KPU. Lah mereka sudah menyampaikan ke KPU tidak ada perubahan yang memadai, yang kemudian ramai di media sosial,” kata dia.

Lanjut Baca : Kubu Prabowo Tuding Ada Kecurangan dalam Pemilu 2019, Begini Reaksi Jokowi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here