Muhammadiyah Percaya, Amien Rais Bakal Pilih Jalur Hukum Ketimbang Hal Ini !

0
171
Copyright©cnnindonesia

Muhammadiyah Yakin, jika Amien Rais Bakal Pilih Jalur Hukum !

Indowarta.com – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang lantas berkeyakinan jika politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang tidak akan melakukan mobilisasi massa dan bakal lebih memilih untuk jalur hukum soal Pemilu 2019. Dimana hal tersebut yang lantas diungkapkan guna menanggapi isu mobilisasi massa

Lanjut Baca : Terkait Ungkapan Amien Rais soal ‘People Power’, Tjahjo Kumolo Bereaksi !

Yang pertama kali sempat dicetuskan oleh Amien Rais, yang disebut sebagai eks Ketum PP Muhammadiyah, lantaran beredar sejumlah isu terkait kecurangan Pemilu 2019.

Copyright©kumparan

Pak Amien kan termasuk para reformis. Ketika amandemen UUD 45, mereka pelopor Indonesia menjadi negara hukum. Karena itu saya percaya semua elite bangsa dan elite negara itu muaranya akan pada menyelesaikan masalah dengan hukum,” katanya saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Selasa (23/4).

WAJIB BACA :  Ini Dia 4 Fakta Kotak Suara Kardus Untuk Pemilu 2019 Mendatang

Adapun, Haedar yang lantas mengingatkan kepada semua pihak untuk bisa menahan diri serta menerima apapun hasil dari perhitungan suara pemilu yang secara resmi bakal diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Tidak perlu lagi ada mobilisasi massa. Kasihanlah ya masyarakat sudah lelah satu tahun ini mengerahkan segala pikiran, tenaganya, dan mereka sudah memberi kepercayaan pada sistem, tapi Insyaallah semuanya akan berakhir dengan baik,” ucap Haedar.

Lanjut Baca : Tanggapi Ancaman People Power Amien Rais, Jokowi: Jangan Nakut-nakuti !

Selain itu, Haedar turut menuturkan setidaknya terdapat tiga pesan dari JK yang diungkapkan kepada sejumlah tokoh. Pertama, mengawal KPU, Bawaslu, MK supaya berjalan dengan jujur, adil, transparan serta akuntabel sampai penetapan pemenang Pemilu 2019 pada 22 Mei 2019.

WAJIB BACA :  Saat Ditanya Prabowo Sebut Dirinya akan Jadi Presiden, Reaksi Jokowi Mengejutkan !

Kedua, perselisihan Pemilu harus diselesaikan melalui proses yang telah ditetapkan oleh konstitusi. Tak hanya itu, Haedar pun juga telah mengedarkan surat imbauan kepada warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia. yang berisikan tentang rekonsiliasi warga setelah Pemilu 2019.

“Kami sudah mengirimkan edaran untuk warga Muhammadiyah jadilah warga negara yang uswah hasanah yakni jadi teladan baik bagi masyarakat sekitar. Bahwa Pemilu sudah selesai, mari berjabat tangan kembali, lalu kita terima hasilnya dengan jiwa besar,” pungkas Haedar.

Lanjut Baca : Amien Rais: Jika Pilpres Curang, Kami Nggak ke MK Tapi People Power !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here