KPK Segera Panggil Saksi Lain Setelah Sofyan Basir Jadi Tersangka !

0
210
Copyright©detik

KPK Jelaskan soal Janji Fee yang Bikin Sofyan Basir Jadi Tersangka !

Indowarta.comKPK yang belum lama ini telah menyebut Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir untuk menerima janji pemberian fee atau jatah yang berasal dari proyek PLTU Riau 1. Dimana KPK yang turut memberikan penjelasan tentang penerimaan janji yang merupakan termasuk suap dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Kodupri (UU Tipikor).

Lanjut Baca : Setya Novanto Diperiksa KPK, Terkait Kasus Korupsi e-KTP !

Pasal suap itu rumusannya bukan hanya menerima uang, tapi juga menerima hadiah atau janji. Jadi rumusannya menerima hadiah atau janji dan kita tahu proyek PLTU Riau-1 ini belum direalisasikan. Sementara dalam beberapa konstruksi yang sudah muncul sering kali commitment fee atau janji itu baru bisa direalisasikan sepenuhnya kalau proyeknya sudah dijalankan dan sudah selesai,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

WAJIB BACA :  Terungkap, KPK Bongkar Penyebab Garuda Indonesia Rugi Tiap Tahunnya !
Copyright©merdeka

Adapun bukti dari penerimaan janji tersebut yang disebut Febri telah dikantongi oleh tim penyidik KPK. Disamping itu, KPK turut menganggap ada beberapa tindakan dari Sofyan yang disebut telah memenuhi adanya unsur perbuatan bersama-sama Eni Maulani Saragih serta Idrus Marham yakni tentang penerimaan suap.

Lanjut Baca : Tim Prabowo Pertanyakan Amplop Hasil OTT KPK, Disebut Berkaitan dengan Kubu 01 !

Sudah teruji pertemuan itu berulang dan kami pandang cukup intens sehingga memenuhi pasal yang disangkakan. Terutama penggunaan Pasal 55 ayat 1 ke-1 (KUHP), yaitu pasal penyertaan, dan juga kami gunakan secara alternatif pasal 56 ayat 2 (KUHP), yaitu pembantuan. Jadi ada yang bersama-sama melakukan atau membantu tindak pidana,” jelasnya.

WAJIB BACA :  Setya Novanto Gaet Otto Hasibuan Untuk Melawan KPK!

Adapun Sofyan yang dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b Pasal 11 UU 31/1999 seperti telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat 2 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Disebutkan di sebagai tersangka kelima yang telah ditetapkan oleh KPK terkait pusaran kasus dugaan suap soal PLTU Riau-1. Diyakini Sofyan terlibat dengan mantan anggota DPR Eni Maulani Saragih guna mendapatkan suap dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

Lanjut Baca : KPK Sebut Bowo Sidik Sempat Kabur, Hingga Akhirnya Ditangkap !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here