Berkas P21, Ramyadjie Priambodo Si Pombobol ATM di Kirim ke Kejaksaan!

0
140
Copyright©Tandaseru

Ramyadjie Priambodo Tersangka Pembobol ATM di Pindah ke Kejaksaan!

Indowarta.com – Mungkin sebagian masyarakat sudah mengetahui tentang penangkapan tersangka kasus pembobolan ATM yakni Ramyadjie Priambodo atau biasa di sebut RP.

Ya baru-baru ini Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Metro Jaya resmi mengirimkan tersangka pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yakni Ramyadjie Priambodo ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Pelimpahan tersangka pembobol ATM yang meresahkan masyarakat itu serta barang bukti atau tahap dua ini di lakukan setelah berkas perkaranya telah di nyatakan lengkap atau P21.

“Hari ini kita serahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tersangka dan barang bukti,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Kamis (25/4/2019) di lansir dari Liputan6.

Baca juga : Sudah Pulih, Sandiaga Uno Meninjau Relawan yang Kawal C1 di Tangerang Selatan!

Argo menyebutkan, Kejaksaan telah menyatakan berkas perkara skimming ini lengkap secara formil dan materil pada Kamis tanggal 18 April 2019 lalu. Dengan demikian, maka tersangka RP segera di sidang di pengadilan.

“Dengan lengkapnya berkas ini, jadi tanggung jawab penyidik adalah menyerahkan berkas dan juga tersangka ke Kejaksaan,” tuturnya.

Copyright©Detik

Ramyadjie Priambodo di kirim ke Kejaksaan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah. RP yang  di ketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan calon presiden nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu juga terlihat memakai sebo atau penutup kepala dan wajah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menutukan tersangka sudah 91 kali melakukan aksi kejahatan skimming. Dalam melakukan aksinya, pria itu membobol mesin ATM dan menggasak uangnya dengan nominal yang berbeda-beda.

Baca juga : Emak-emak Demo ke Bawaslu, Minta Usut Kecurangan Pemilu 2019 !

“Dia melakukan kegiatan pengambilan uang nasabah yang sudah terdata di dalam kartu putih itu. Tentunya ada batas-batasnya saat melakukan pengambilan lewat ATM ada batas-batasannya. Kalau kita lihat di ATM itu kalau angka rupiahnya Rp 50 ribu kan berbeda dengan Rp 100 ribu,” kata Argo.

Namun hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa nominal dalam sekali aksinya. Ia menyebut, RP menarik uang sesuai dengan kartu dan mesin ATM yang ia pakai.

“Jenis kartunya kan juga berbeda, artinya tidak sama juga saat mengambil (uang di dalam mesin) ATM, misalnya Rp 10 juta ataupun itu ya,” jelasnya.

Ramyadjie Priambodo di tangkap pada tanggal 26 Februari 2019 lalu.

“Tersangka ditangkap di bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, pada 26 Februari 2019,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Baca juga : Rentan di Retas, KPU Sebut Setiap Hari Ratusan Hacker Menyerang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here