Pasukan Brimob dari Berbagai Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Ada Apa ?

0
179
Copyright©antara

Pasukan Brimob ke Jakarta Disebut Isi Kekosongan di Ibu Kota ?

Indowarta.com – Sejumlah personel Brigade Mobil (Brimob) yang diketahui tengah berjaga di GOR Radio Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) siang. Dimana mereka yang mengenakan seragam serba hitam, yakni dengan menenteng senjata, helm dan naik motor trail. Sementara di dalam GOR, tengah berlangsung rekapitulasi penghitungan suara

Lanjut Baca : Inilah Detik-detik Proses Pembebasan Ahok dari Rutan Mako Brimob !

Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Anggota Brimob tersebut yang tak berjaga di tempat tersebut, namun mereka yang lantas menyebar di seluruh pelosok ibu kota. Disana disebutkan terdapat total 3.100 personel Brimob yang telah dikerahkan walaupun polisi sendiri tidak pernah menyebutkan angka pasti.

WAJIB BACA :  Moeldoko Persilakan Pihak yang Curiga Ikut Pantau Penghitungan Suara di Pemilu 2019 !
Brimob Tewas
Copyright©tribunlampung

Adapun pengerahan anggota Brimob tersebut rupanya sebagai kebijakan langsung dari Mabes Polri. Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo yang lantas mengatakan jika anggota Brimob tersebut yang didatangkan dari berbagai daerah di Indonsia guna mengamankan ibu kota, untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan usai gelaran pesta demokrasi lima tahunan.

Seluruh pasukan yang bertugas di bawah kendali operasi (BKO) Polda Metro Jaya. Selain itu, Dedi yang menerangkan jika pernarikan anggota Brimob dari berbagai daerah tersebut lantaran mendesak,

“kalau hanya mengandalkan kekuatan personel di Jakarta, tentu tidak cukup.”

“Pengerahan itu merupakan pengamanan dalam rangkaian kegiatan pemilu, khususnya penetapan hasil secara nasional. Sebab muara penghitungan suara ada di Jakarta,” ujar Dedi Prasetyo ketika dihubungi reporter Tirto, Selasa (23/4/2019).

WAJIB BACA :  Pengamat : Diprediksi Hasil Pilpres 2019 Tak Akan Jauh dari Hasil Survei !

Sementara Senin 22 April, Polda Maluku turut mengerahkan dua satuan (SSK) Brimob dengan pesawat komersial dari Bandara Internasional Pattimura Ambon. Dihari yang sama, Brimob Polda NTT turut mengirimkan masing-masing 200 personel. Mereka semua bakal bertugas guna mengamankan masa penghitungan dan pleno penetapan hasil suara Pemilu 2019 pada akhir Mei nanti.

Lanjut Baca : Ma’ruf Amin Dikabarkan Jenguk Ahok di Mako Brimob, Begini Kata Sang Adik

Lepas dari itu, pengerahan Brimob tersebut yang disebut politis oleh Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga. Lantas Direktur Relawan BPN, Fery Mursyidan Baldan mempertanyakan tentang kebijakan tersebut yang menyebut kondisi Jakarta kondusif, sehingga tidak perlu mengerahkan pasukan tambahan.

WAJIB BACA :  Total 27 Partai Politik Akan Ramaikan Pemilu 2019!

Fery mengkau keberatan dengan keberadaan Brimob, hingga membuat masyarakat takut protes terkait adanya potensi kecurangan pemilu.

“Untuk mengatakan bahwa masyarakat jadi takut untuk protes? Oh, enggak bisa. Manakala kecurangan, manakala manipulasi dilakukan, masyarakat terus akan main. Jangan takut-takuti masyarakat, lindungi masyarakat,” kata dia, Selasa.

Lanjut Baca : Saat Napi Wanita Ini Pertahankan Bayinya di Tengah Kericuhan Mako Brimob

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here