Membanggakan! Arief Yahya  dan Empat Menteri dalam Kabinet Kerja Dinobatkan Sebagai Menteri Terbaik

0
272
Menteri Kabinet Kerja
Copyright©Radar

Lima Menteri Kabinet Kerja 2014-2019 Dinobatkan Sebagai Menteri Terbaik!

Indowarta.com – Kabar cukup membanggakan datang dari para menteri Kabinet Kerja.

Ya lima menteri kebanggaan Indonesia ini yakni Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Kaya Sumadi dan Menteri SDM Ignasius Joan di nobatkan sebagai menteri yang berprestasi tinggi dalam cabinet kerja 2014-2019 dalam ajang Penghargaan Prestasi Tinggi Kabinet Kerja.

Acara pemberian penghargaan ini berlangsung di Suhana Hall, The Energy Building Jakarta pada Rabu (24/4/2019) malam.

Baca juga : Berkas P21, Ramyadjie Priambodo Si Pombobol ATM di Kirim ke Kejaksaan!

WAJIB BACA :  Sri Mulyani Tegur Anies Baswedan Soal Tingginya Biaya Perdinas DKI!
Menteri Kabinet Kerja
Copyright©Merdeka

Penghargaan Prestasi Tinggi Kabinet Kerja yang di selenggarakan oleh Lembaga Kajian Nusantara (LKM) bersama Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI) yang di berikan kepada Menpar Arief Yahya atas prestasinya dalam mengembangkan pariwisata nasional dalam empat tahun terakhir.

Ketua LKN, Samsul Hadi mengungkapkan penetapan prestasi tinggi yang di capai Menpar Arief Yahya mempertimbangkan beberapa indicator di antaranya terus naiknya devisa sektor pariwisata dari tahun ke tahun dan semakin besarnya pariwisata menciptakan banyak kesempatan kerja yang menggerakan ekonomi lokal.

Selain itu hingga September 2018 terlihat bahwa pencapaian prestasi Destinasi Pariwisata Prioritas telah melampaui target.

Baca juga : Punya Lahan Kosong di DKI Jakarta? Begini Nih Syarat Dapat Diskon PBB dari Pemerintah

WAJIB BACA :  Darmin Nasution Jadi Menkeu Sementara, Sri Mulyani?
Menteri Kabinet Kerja
Copyright©Radar

“Prestasi lainnya adalah daya saing pariwisata Indonesia terus membaik selama 4 tahun terakhir dan tentu saja memberikan kontribusi positif pada penerimaan devisa negara yang mendorong kualitas investasi menjadi lebih baik,” kata Samsul Hadi.

Arief Yahya menjelaskan pertumbuhan pariwisata Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mencapai 25,68 persen, sedangkan kawasan ASEAN hanya tumbuh 7 persen dan di dunia hanya 6 persen.

Sementara itu indeks daya saing pariwisata indonesia menurut World Economy Forum (WEF) juga menunjukkan perkembangan menggembirakan naik 8 poin, bila pada 2015 berada di peringkat 50 melonjak menjadi peringkat 42 pada 2017, sedangkan target berikutnya berada di ranking 30 dunia pada 2019.

“Perolehan devisa pariwisata tahun ini akan menempatkan posisi pariwisata sebagai penghasil devisa terbesar, mengalahkan atau sejajar dengan devisa crude palm oil (CPO) sebesar US$ 16 miliar berada di urutan teratas,” kata Arief Yahya.

WAJIB BACA :  Dengar Bu Ani Yudhoyono Meninggal, Sri Mulyani Langsung Jadwalkan Meluncur ke Singapura

Ketua Pelaksa Penghargaan Prestasi Tinggi Kabinet Kerja 2014-2019, Darma Tyanto menjelaskan penyelenggaraan acara ini di maksudkan mendorong meningkatnya keselarasan antara Kementerian dan Lembaga dalam mewujudkan ketercapaian tujuan pembangunan nasional.

“IAMPI menginginkan agar dana masyarakat digunakan untuk kegiatan yang mempunyai manfaat besar bagi masyarakat dan dikelola secara efisien dan efektif,” katanya.

Baca juga : Tersisih, Atlet Lompat Jauh Sapwaturrahman di Diskualifikasi di Final Kejuaraan Asia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here