Pengembangan Penyelidikan, KPK Telisik Pejabat PLN Lainnya dalam Kasus Suap PLTU Riau-1

0
238
PLTU Riau-1
Copyright©Tribun Pekanbaru

Diduga Ikut Terlibat, KPK Telisik Pejabat PLN Lainnya dalam Kasus Suap PLTU Riau-1!

Indowarta.com – Seperti di ketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) yakni Sofyan Basir sebagai tersangka atas kasus suap PLTU Riau- 1.

Tak hanya berhenti di situ, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihak lembaga antirasuah akan menilisik dugaan adanya pejabat lain di PLN yang ikut bermain dalam proyek senilai US$ 900 juta itu.

Selain pejabat di PLN, pejabat di anak perusahaan PLN seperti PJB, PJBI hingga PLN Batubara juga akan di telisik.

“Apakah ada pihak lain, nanti tentu kita cermati lebih lanjut. Dikatakan bahwa pertemuan-pertemuan itu bagian dari tindak pidana bersama-sama,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di lansir dari Liputan6, Jumat (26/4/2019).

WAJIB BACA :  Idrus Marham Ditahan, KPK Minta Kooperatif Ungkap Nama-nama Lain !
PLTU Riau-1 (Lokasi)
Copyright©Kumparan

Baca juga : Membanggakan! Arief Yahya dan Empat Menteri dalam Kabinet Kerja Dinobatkan Sebagai Menteri Terbaik

Dalam persidangan, Sofyan Basir mengaku melakukan setidaknya Sembilan kali pertemuan, baik dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih maupun pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johanes Budisutrisno Kotjo.

Dan dalam beberapa kali pertemuan tersebut di duga juga di hadiri oleh beberapa petinggi PLN dan anak perusahaan PLN. Salah satu yang kerap di sebut ikut beberapa kali pertemuan dengan para tersangkau suap PLTU Riau-1 adalah Supangkat Iwan Santoso yang merupakan Direktur Strategis 2 PLN.

“Nanti mereka yang ikut pertemuan itu kami periksa dulu, ditanya dan dituangkan keterangannya dalam berita acara (BAP). Sebagian sudah mulai diagendakan hari ini bahkan sejumlah direktur PLN sudah kami periksa dan yang lainnya juga nanti akan kami dalami lebih lanjut keterangannya. Sehingga kita bisa tahu sebenarnya siapa master mindnya,” kata Febri.

WAJIB BACA :  Profil Idrus Marham, Mensos Baru Kabinet Jokowi Gantikan Khofifah!

Baca juga : Punya Lahan Kosong di DKI Jakarta? Begini Nih Syarat Dapat Diskon PBB dari Pemerintah

Sebaga informasi, KPK menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-. Penetapan ini merupakan pengembangan kasus yang telah menjerat Eni Maulani Saragih, Johannes Kotjo dan mantan Sekjen Partai Golkar yakni Idrus Marham.

PLTU Riau-1 Idrus Marham
Copyright©Tempo Nasional

Sofyan Basir di duga bersama-sama dengan Eni Saragih dan Idrus Marham menerima suap dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Sofyan di duga mendapat jatah yang sama dengan Eni dan Idrus.

Atas tindak pidana yang di duga di lakukannya, Sofyan di sangkakan melanggar Pasar 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 Ayat (2) KUHP Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca juga : Vonis Edward Soeryadjaja di Perberat Jadi 15 Tahun Penjara, Begini Alasan Hakim!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here