Bertemu Jokowi di Istana, Presiden KSPI Said Iqbal Angkat Bicara !

0
215
Copyright©kompas

Ternyata Ini yang Dibahas Presiden KSPI Said Iqbal saat Bertemu dengan Jokowi di Istana !

Indowarta.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesi Said Iqbal yang turut angkat bicara mengenai eprtemuannya dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat (26/4/2019). Disini Iqbal yang lantas menegaskan jika pertemuannya dengan Jokowi itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pilpres 2019.

Ikuti Juga : Saat Ditanya Prabowo Sebut Dirinya akan Jadi Presiden, Reaksi Jokowi Mengejutkan !

“Ini adalah pertemuan biasa antara pemimpin serikat buruh dengan presiden, untuk membicarakan masalah perburuhan,” ungkap Iqbal melalui siaran pers yang disampaikan Ketua Departemen dan Komunikasi KSPI Kahar S. Cahyono, Jumat malam.

WAJIB BACA :  Pernyataan Jokowi soal Pilpres Dituding Curang: Jangan Cuma Ngomong !
Copyright©cnnindonesia

Namun Said Iqbal yang lantas mengakui jika pertemuannya tersebut disebut menimblkan banyak spekulasi lantaran dirinya dan organisasinya diketahui telah mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Ditambah, Pilpres yang masih belum betul-betul selesai walaupun berdasarkan hitungan cepat sementara

KPU dan sejumlah lembaga survei yang telah menunjukkan keunggulan bagi Jokowi-Ma’ruf Amin. Said Iqbal yang lantas mengatakan selama ini dirinya sering mengkritik pemerintahan Jokowi. Tetapi, dirinya yang kembali menegaskan jika sejumlah kritkan soal masalah buruh tak berarti dirinya membenci akan sosok capres petahana itu.

Iqbal menambahkan, kritikan selama ini sebagai bentuk dari tanggungjawab sekaligus sebagai tugasnya sebagai pemimpin serikat buruh untuk mmengontrol sosial terhadap kekuasaan.

WAJIB BACA :  Partai Koalisi dan Relawan Tidak Setuju Jika Jokowi Gandeng dengan Prabowo

Saya tidak akan pernah membiarkan kebencian terhadap pribadi merasuk di dalam diri saya. Kritik yang kita sampaikan murni terkait dengan kebijakan,” kata Iqbal. “Tujuan yang utama adalah kesejahteraan kaum buruh,” tegasnya.

Ikuti Juga : Ini Alasan Jokowi Tolak Pengunduran Diri Bupati Mandailing Natal !

Pastinya sebagai pemimpin konfederasi serikat pekerja besar di Indonesia, Said Iqbal yang menganggap sudah sepatutnya dirinya berkomunikasi dengan presiden mengenai kepentingan kaum buruh. Sementara dalam pertemuan tersebut, Iqbal yang turut mengajak beberapa pimpinan organisasi buruh lainnya

Yang lantas menuntut Presiden untuk segera merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Dimana PP tersebut yang disebut hanya menguntungkan kaum pengusaha dan tidak berpihak kepada para buruh. KSPI yang memberikan masukan untuk merevisi PP tersebut. Pertama, mengembalikan berunding serikat buruh dalam menentukan kenaikan upah minimum.

WAJIB BACA :  Inilah Makna Dibalik Pujian Jokowi Tentang Kejujuran Ratna Sarumpaet!

Kedua, mencabut formula soal kenaikan upah minimum yakni dengan inflasi serta pertumbuhan ekonomi. Ia meminta formula tersebut untuk diganti dengan survei pasar yang telah dirundingkan dengan dewan pengupahan.

Ikuti Juga : KPU Sebut Salah Input C1 Terjadi pada Jokowi dan Prabowo !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here