Sri Lanka Resmi Larang Perempuan Kenakan Burka Usai Teror Bom!

0
77
Sri Lanka
Copyright©Kompas Internasional

Alasan Keamanan, Sri Lanka Resmi Larang Perempuan Pakai Burka Pasa Teror Bom!

Indowarta.com – Warga dunia tentu masih ikut merasakan kepedihan akibat bom bunuh diri yang terjadi di Sri Lanka. Ya pasca peristiwa tersebut, pemerintah setempat telah mengesahkan undang-undang darurat untuk menyikapi teror bom beruntun pada Minggu Paskah lalu.

Salah satu isi kebijikan tersebut adalah larangan bagi wanita dalam mengenakan burka atau kerudung yang menutup sebagian besar kepala dan wajah.

Di lansir dari Independent.co.uk pada Senin, 29 April 2019, kantor Presiden Maithripala Sirisena mengatakan pakaian atau barang apapun yang menghalangi identifikasi wajah seseorang resmi di larang.

Baca juga : Tengah Berduka, Sri Lanka Diserang Teror Bom saat Perayaan Paskah !

WAJIB BACA :  Tengah Berduka, Sri Lanka Diserang Teror Bom saat Perayaan Paskah !

Langkah ini sendiri mengikuti diskusi parlemen Sri Lanka baru-baru ini tentang burka. Pemerintah setempat mengatakan akan menunda keputusan sampai pembicaraan dengan ulama Islam dapat di adakan.

Akan tetapi kini burka telah resmi di larang selama berlakunya undang-undang darurat di Sri Lanka. Sepekan setelah serangan bom beruntun yang menewaskan lebih dari 250 jiwa, gereja-gereja Katolik di Negara itu tetap di tutup atas alasan keamanan.

Sri Lanka
Copyright©Okezone

Tapi Sirisena dan Wickremesinghe di kabarkan menghadiri misa yang di siarkan langsung di televise di kediaman Kardinal Malcolm Ranjith, uskup agung Kolombo.

“Ini adalah waktu hati kita diuji oleh kehancuran besar yang terjadi hari Minggu lalu,” kata Ranjith kepada mereka yang menonton di seluruh negeri.

WAJIB BACA :  FB Diblokir di Sri Lanka Untuk Cegah Konflik Agama Meluas!

Pada awal pekan lalu, seorang anggota parlemen Sri Lanka bernama Ashu Marasinghe mengusulkan larangan terhadap perempuan mengenakan burka. Ia menyatakan bahwa burka yang menutupi seluruh tubuh dan wajah, “buka pakaian Muslim tradisional” dan harus di larang dengan alasan keamanan.

Baca juga : Pelaku Peledakan Bom di Sri Lanka Terekam Kamera CCTV, Tenteng Tas Berisi Bom !

Tapi di lain pihak pada Jumat malam, konfrontasi dengan polisi memicu baku tembak dengan gerilyawan di Kalmunai. Militer Sri Lanka mengatakan tembakan dan ledakan bunuh diri kemudian menewaskan 15 orang , termasuk 6 orang anak.

Copyright©sindonews

Juru tulis ISIS mengatakan pada tiga dari para militant yang meledakkan diri mereka di sana teridentifikasi sebagai terduga pembom dengan nama Abu Hammad, Abu Sufyan dan Abu Al-qa’qa.

WAJIB BACA :  FB Diblokir di Sri Lanka Untuk Cegah Konflik Agama Meluas!

Juru biacara kepolisian Ruwan Gunasekara membenarkan seorang perempuan dan anak berusia empat tahun terluka dalam adu tembak tersebut. dan keduanya adalah istri dan anak perempuan Zahran.

Menurut polisi Sri Lanka, militan yang berpihak pada ISIS telah menciptakan pabrik pembuat bom di rumah. Kantong pupuk, bubuk mesiu, dan kotak berisi bantalan bola kecil ditemukan sebagai barang bukti.

Polisi juga menemukan bahan bakar yang digunakan untuk membuat api ledakan lebih mematikan.

Baca juga : Video Viral, Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi-381 yang Sedang Patroli !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here