Anies Beri Pesan ke Jokowi, soal Rencana Pemindahan Ibu Kota Akibat Banjir ?

0
124
Copyright©Medcom

Ini Usulan Anies ke Jokowi, Terkait Rencana Pemindahan Ibu Kota Jakarta ke Wilayah Lain !

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang belum lama ini telah mengatakan soal rencana pemerintah pusat untuk memindahkan ibu kota ke wilayah lain supaya tidak mengganggu pembangunan di Jakarta. Adapun Anies Baswedan yang menyebut jika ibu kota bakal tetap di Jakarta atau tidak, namun untuk masalah di DKI harus diselesaikan terlebih dulu.

Baca Juga : Begini Tanggapan Anies Baswedan Usai Jajal Bus Listrik Jakarta!

“Tadi saya sampaikan juga dalam rapat, bahwa pemerintahan berada di Jakarta atau luar Jakarta, masalah-masalah yang ada di Jakarta harus tetap diselesaikan,” ucap Anies setelah gelar rapat terbatas tentang ‘Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota‘, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4).

WAJIB BACA :  Fasilitas yang Diterima Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai Dilantik!
jokowi
Copyright©cnnindonesia

Selain itu, Anies Baswedan yang turut menyatakan beberapa persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Jakarta, seperti kebutuhan air bersih, lingkungan hidup, transportasi, pengelolaan udara dan pengelolaan limbah.

“Itu semua masih menjadi PR yang harus diselesaikan,” ujarnya.

Berdasarkan pemaparan Anies, melalui rapat terbatas tersebut Presiden Joko Widodo yang telah menegaskan jika pembahasan soal pemindahan ibu kota yang disebut tidak ada kaitannya dengan rencana pembangunan besar-besaran di Jakarta.

“Rencana pembangunan besar-besaran di Jakarta tetap berlanjut, jalan terus,” kata Anies.

Sementara mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut yang lantas mengatakan jika melalui rapat rencana pemindahan ibu kota, yang telah didiskusikan terkait urusan pemerintah, seperti eksekutif dan legislatif. Lepas dari itu, masalah keuangan yang tampaknya tetap di Jakarta.

WAJIB BACA :  Yusril Mulai Condong ke Jokowi, Mantan Jubir HTI Konsisten Anti-Rezim !

“Yang terkait dengan perdagangan, keuangan, investasi, masih tetap di Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga : Petisi Anies Baswedan Jual Saham Bir, Didukung Puluhan Ribu Warga !

Adapun sebelumnya, Menteri Perncanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro yang lantas mengatakan jika ibu kota baru yang dipindahkan dari DKI Jakarta ke wilayah lain berfungsi untuk pemerintahan saja. Dimana pemerintahan sekarang ini mulai memilih kriteria wilayah guna menjadi ibu kota baru.

Hal tersebut yang diungkapkan oleh Bambang melalui diskusi rapat terbatas, yakni tentang Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Usulan kami untuk ibu kota ini yang diposisikan adalah hanya fungsi pemerintahan, yaitu eksekutif, kementerian lembaga, legislatif, parlemen MPR DPR DPR, kemudian yudikatif kehakiman, kejaksaan, MK dan seterusnya,” kata Bambang.

“Kemudian keamanan, TNI, Polri, serta kedutaan besar serta perwakilan organisasi internasional yang ada di Indonesia,” ujar Bambang melanjutkan.

Baca Juga : Hotman Paris Singgung Anies Baswedan Terkait Disktiminasi Rekrutmen PJLP !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here