Hal Ini yang Membuat Rizieq Shihab Minta BPN Hentikan Penghitungan di Situs KPU !

0
354
Copyright©cnnindonesia

Rizieq Shihab Minta BPN Hentikan Real Count di Situs KPU !

Indowarta.com – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang diketahui telah meminta kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno untuk menghentikan sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang telah dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dimana Rizieq yang telah menganggap bahwa

Lanjut Baca : Prabowo Disebut Menolak, Saat Rizieq Shihab Minta Kerahkan People Power ?

Situng atau yang sering dikenal publik dengan real count hanyalah membentuk opini masyarakat soal kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Copyright©viva

Habib menyarankan agar BPN segera ke Bawaslu dan KPU agar menghentikan real count agar tidak membentuk opini yang jelek di masyarakat yang akhirnya membingungkan masyarakat. Itu yang jadi bahaya,” kata Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak saat ditemui di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Rabu (1/5) malam.

WAJIB BACA :  Amien Rais Sebut Banyak Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur !

Adapun Martak yang lantas menuding bahwa adanya dugaan kecurangan kian berlanjut, sementara rakyat bakal melakukan aksi turun ke jalan. Martak yang lantas mengatakan bahwa Ijtima Ulama yang mengaku tidak terlalu persoalkan adanya gerakan massa guna memberikan kepastian kepada KPU dan Bawaslu untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Enggak apa-apa dong [turun ke jalan]. Kalau resmi menyampaikan aspirasi, menyampaikan ini, enggak melanggar. Sama-sama kayak aksi yang biasa,” ujar dia.

Lanjut Baca : FPI Klaim Jokowi Mau Temui Rizieq Shihab di Arab Saudi, TKN Sebut Hoaks !

Sebetulnya pemerintah tak perlu alergi. Seharusnya pemerintah itu secepatnya tanggap untuk menindak KPU dan Bawaslu jangan dibiarkan begini,” lanjut Martak.

WAJIB BACA :  Hebohnya Kontroversi Lagu Garuda Pancasila Dibuat Remix Ajeb Ajeb!

Sementara Situng merupakan cara penggunaan sistem teknologi informatika yakni dalam penghitungan suara. Adapun metode tersebut yang diketahui digunakan oleh KPU guna menunjukkan hasil penghitungan suara dengan transparan. Adapun berdasarkan hasil dari situs pemilu2019.kpu.go.id pada pukul 02.45 WIB Kamis (2/5/2019)

Diketahui bahwa Jokowi-Ma’ruf Amin yang unggul dengan perolehan sebanyak 56,06 persen, sedangkan untuk Prabowo Subianto-Sandi yang mendapatkan 43,94 persen. Sementara total suara yang telah masuk mencapai 495.715 dari 813.350 TPS atau sekitar 60,94 persen.

Lanjut Baca : Dituding Berkhianat, Yusril Bongkar Polemik Dirinya dengan Rizieq Shihab di Depan Ribuan Ulama !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here