Kontroversial, TKN Jokowi Nilai Hasil Ijtima Ulama III Politik Ugal-Ugalan dan Menyesatkan Umat!

0
124
TKN Jokowi
Copyright©Tribun

Hasil Ijtima Ulama III, TKN Jokowi : Politik Ugal-Ugalan dan Menyesatkan Umat!

Indowarta.com – Baru-baru ini ada kabar mengejutkan mengenai hasil dari Ijtima Ulama III yang meminta KPU dan Bawaslu mendiskualifikasi pasangan calon 01. Hal itu pun di tanggapi oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Mereka menilai hal itu adalah bentuk politik ugal-ugalan dan menyesatkan.

“Pertemuan timses kubu 02 yang berkedok Ijtima Ulama jelas sebuah politik akal-akalan dan ugal-ugalan yang tujuannya justru menyesatkan umat,” kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily di lansir dari Okezone pada Kamis, 02 Mei 2019.

Menurutnya, kubu paslon 02 melakukan upaya untuk tidak mengakui kekalahan versi hitung cepat mulai daro delegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), meminta pemilu ulang hingga meminta Jokowi di diskualifikasi.

WAJIB BACA :  KPU dan Bawaslu Larang Keras Debat Capres-Cawapres di Kampus !

Baca juga : Terkait Hasil Ijtima Ulama III, Prabowo Subianto Tegaskan Hal Ini !

“Mentalitas timses 02 yang tidak siap kalah membuat mereka kalap, tabrak kiri, tabrak kanan termasuk menggunakan lagi manuver yang diberi label Itjima Ulama,” ucap Ace.

Ia juga merasa heran dengan timses Prabowo yang secara kasatmata mendelegitimasi KPU justru meminta penyelenggara pemilu mendiskualifikasi paslon 01. “ Ini artinya mereka merenge-rengek pada lembaga yang kredibilitasnya sedang mereka hancurkan” tambahnya.

Ace juga mengatakan Ijtima Ulama III mengonfirmasi scenario Prabowo menjelang 22 Mei yakni dengan meminta Bawaslu mendiskualifikasi paslon 01 dengan alasan kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis dan Massif.

Ijtima Ulama III
Copyright©Tribun

Sehubungan dengan hal itu, kubu 02 di sebut mengerahkan massa pendukungnya bermain presiden-presidenan. Scenario diskualifikasi ini ingin menjelankan scenario Pilkada Kota Waringin Barat yang kala itu Bambang Widjajanto terlibat menjadi pengacara salah satu paslon.

WAJIB BACA :  Terkait Hasil Ijtima Ulama III, Prabowo Subianto Tegaskan Hal Ini !

“Dengan didiskualifikasi calon terpilih maka calon penantang yang otomatis dilantik. Akal bulus ini jelas tidak punya pijakan objektif karena kecurangan TSM yang mereka tuduhkan hanya ilusi tanpa fakta,” ucap Ace.

Baca juga : Hal Ini yang Membuat Rizieq Shihab Minta BPN Hentikan Penghitungan di Situs KPU !

“Kita ingin gertak sambal Prabowo pada saat sengketa tahun 2014 yang mengklaim bawa bukti berkontainer ke MK. Nyatanya hanya ilusi. Jangankan bukti kecurangan, mengumpulkan C1 saja plintat-plintut. Ngaku-ngaku punya real count, tempatnya tidak jelas entah di mana. Skenario Kota Waringin Barat jelas halusinasi juga,” katanya.

TKN Jokowi-Ma’ruf itu juga menjelaskan jika Bawaslu dan KPU tidak bisa mereka kendalikan, besar kemungkinan kubu 02 menghalalkan secara cara dengan aksi demo yang mereka sebut people power.

WAJIB BACA :  Heboh, Penemuan Surat Suara Pemilu 2019 Satu Karung di Bawah Jembatan di Kampar Riau !

Sebelumnya, Ijtima Ulama III mengeluarkan lima rekomendasi untuk menyikapi dugaan kecurangan Pemilu 2019. Salah satu rekomendasi mereka adalah mendesak Bawaslu dan KPU untuk membatalkan atau mendiskualifikasi paslon nomor urut 01 yakni Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Baca juga : Bantah Isu Perpecahan, Partai Demokrat Tegaskan Masih Bersama Koalisi Prabowo-Sandi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here