Begini Kronologi Anggota DPRD Medan yang Mengaku Diculik Setelah Jadi Saksi Partai

0
509
Penculikan Anggota DPRD Medan
Copyright©vizionplus

Anggota DPRD Ini Hanya Diintograsi dan Dibawa Jalan-Jalan

Indowarta – Belum lama ini telah heboh kasus penculikan terhadap salah satu anggota DPRD wilayah Medan bernama Boydo HK Panjaitan. Berdasarkan data laporan yang dirilis, dikatakan ada 4 pelaku yang terlibat dalam kasus penculitan tersebut, dan salah satunya yang berinisial WZK sudah diamankan oleh Polda Sumut, sedangkan lainnya kini masih menjadi buron.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja selaku Kepala Bidang Humas Polda Sumut telah menjelaskan kalau WZK ini merupakan otak dari kejadian tersebut, sedangkan untuk 3 yang lain hanya membantu melancarkan aksi penculikan ini. Berkaitan dengan hal tersebut, media Kompas menghubungi langsung sang korban, Boydo HK Panjaitan yang tengah berada di Jakarta via telepon. Dan dari komunikasi ini didapatkan kronologi kejadiannya.

WAJIB BACA :  Viral di Media Sosial, ABG Cantik Jadi Korban Penculikan Sekaligus Pemerkosaan!

Boydo mengaku kalau penculikan ini terjadi setelah ia menjadi saksi partai pada rekapitulasi suara di Medan Helvetia. Pada hari Jum’at (10/05/2019), ketika itu ia keluar dan menuju lokasi parkir di Hotel Grand Inna, Medan yang merupakan tempat rekapitulasi suara. Kemudian ia didekati oleh orang yang dikenalnya, dan ia hendak diajak pergi ke suatu tempat, namun Boydo menolak.

Boydo HK Panjaitan
Copyright©MedanMerdeka

“Awalnya saya katakan kenapa tidak di sini. Katanya enggak. Di sana saja biar bagus. Tiga kali saya bertahan, lalu ada lagi dua orang yang mencoba membawa saya ke mobil mereka,” begitulah penjelasan dari sang korban.

Kemudian dijelaskan pula kalau di sepanjang perjalanan, ia diinterogasi dan sekitar pukul 17.00 WIB, ia berada di suatu tempat yang ada seperti Danau dan gubuk-gubuk. Dan di tempat tersebut ada 5 orang lagi yang cuman terdiam melihatnya. Setelah 3 jam berada di lokasi tersebut, ia dibawa lagi ke suatu tempat yang berada di pegunungan. Akan tetapi dalam perjalanan, ada keluarga anggota DPRD Medan ini yang menelepon kepada si pelaku, mereka meminta agar korban segera dikembalikan serta tidak dibawa kemana-mana lagi. Hingga pada akhirnya pelaku pun menuruti perintah keluarganya itu.

WAJIB BACA :  Satu Keluarga Diculik, Satu Per Satu Korban Ditemukan dalam Keadaan Meninggal !

“Di pintu pagar itu sudah ada keluarga di sana. Sebelumnya saya akan dibawa lagi ke tempat lain kita mutar-mutar katanya ke arah gunung, tiba-tiba ada telepon itu. Disuruh balik lagi, akhirnya diantar balik ke tanah lokasi semula. Lokasinya di daerah Flamboyan,” penjelasan dari sang korban. Setelah diserahkan ke keluarganya, Boydo HK Panjaitan segera menuju Polresta Medan untuk membuat laporan terkait masalah yang dialaminya ini.

Dengan adanya bantuan hukum dari PDI-P serta Junimart Girsang, maka proses atas kasus yang dialaminya ini bisa berlangsung cepat dan langsung ditarik ke Polda Sumut untuk penanganan lebih lanjut. Atas kasus tersebut, Anggota DPRD Medan ini berharap kalau pejabat Negara memiliki pengamanan khusus. Terutama bagi orang yang ada dalam struktur partai dimana menurutnya harus lebih berhati-hati lagi lain waktu, dan lebih antisipatif terhadap keamanan diri.

baca juga: Ini Dia Tanda Melemahnya Ekonomi Indonesia Menurut Sri Mulyani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here