Dagangannya Raib Diserbu Massa, Pak Rajab Diundang ke Istana

0
830
Copyright©Keepo

Korban Penjarahan Massa 22 Mei Dapat Bantuan dari Jokowi

Indowarta.com – Tidak hanya terjadi di sekitaran kantor Bawaslu saja, kerusuhan 22 Mei kemarin juga terjadi di sejumlah titik tidak jauh dari tempat tersebut. Dikarenakan ulah massa yang tidak terkendali, pada akhirnya sejumlah warga menjadi korban serbuan mereka. Dimana salah satunya yakni Bapak Abdul Rajab (62) yang merupakan pedagang Warung Kopi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Begini Kronologi Anggota DPRD Medan yang Mengaku Diculik Setelah Jadi Saksi Partai

Pada kerusuhan kemarin, Warkop miliknya semua ludes diserbu massa sehingga mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta. Dan setelah informasi tersebut tersebar di berbagai media dan juga sosmed, hingga pada akhirnya Presiden RI Joko Widodo mendengarnya. Lantas, Pak Rajab langsung diundang ke Istana Merdeka.

WAJIB BACA :  Fadli Zon Yakin, Jika Prabowo Didukung SBY mampu Kalahkan Jokowi !

Perlu diketahui bahwa kerusuhan itu sebenarnya sudah terjadi sejak hari Selasa (21/5) dan berlanjut hingga keesokan harinya, kemudian Warung Rajab menjadi salah satu target penjarahan dari para perusuh.

Menurut cerita Pak Abdul Rajab, ia ingin menutup warungnya pada pukul 22.00 WIB dikarenakan sudah cukup larut malam dan ia juga hendak beristirahat di rumahnya. Akan tetapi tidak lama setelah melepas lelah, ia menerima kabar kalau warung kopi miliknya telah dijarah. Tentu Pak Rajab langsung kaget, dan dilihat sudah tidak ada sisa barang dagangan di tempat jualannya itu.

Pak Abdul Rajab dan Pak Ismail Bertemu Jokowi di Istana
Copyright©detikINET

Akan tetapi setelah mengalami aksi tersebut, Bapak Abdul Rajab tidak emosi atau langsung melaporkannya ke pihak berwajib, melainkan ia menganggap kalau barang dagangan miliknya itu belum jadi rezekinya. “Kalau perorangan kita bisa cari orangnya, he-he-he…,” lanjutnya.

WAJIB BACA :  Hebohnya Kontroversi Lagu Garuda Pancasila Dibuat Remix Ajeb Ajeb!

Korban penjarahan massa rusuh 22 Mei ini telah memberikan daftar barang yang raib, diantaranya yakni “Rokok minuman, Indomie, kopi. Ada (uang), sekitar Rp 8 jutaan. Iyalah diambil, orang seratus perak juga diambil, nggak disisain. Minuman itu (dalam kulkas) punya saya semua itu. Habis semua udah, nggak ada, dari nol lagi kita berdiri,”

Dan pada hari ini, Jum’at (24/05/2019) Bapak Abdul Rajab bersama korban penjarahan massa rusuh 22 Mei bernama Ismail (68) telah datang ke Istana untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Dan setelah pertemuan tersebut, Pak Abdul mengaku telah mendapatkan bantuan dari Jokowi. Namun untuk masalah jumlah ia tidak mengetahuinya.

Lalu untuk masalah tempat, Bapak Abdul Rajab mengaku tidak akan pindah dari lokasi yang sebelumnya menjadi target massa rusuh 22 Mei tersebut. “Tetaplah kita bertahan (jualan) di sini,” ucapnya.

Baca Juga: Nyaris! Emak-Emak Ini Nekat Hadang Mobil Jokowi di Tengah Jalan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here