Disebut Tidak Dukung Polisi, Begini Tanggapan Anies Baswedan

0
1241
Gubernur DKI Anies Baswedan
Copyright©TribunNews

Indowarta – Aksi 22 Mei kemarin telah mencuri perhatian publik, tidak hanya untuk sektor pemerintah setempat saja, bahkan kejadian tersebut juga sempat mendampak ke seluruh Indonesia, yakni terkait pembatasan terhadap layanan WhatsApp, Facebook, hingga Instagram. Dikarenakan ini kejadiannya di DKI Jakarta, maka Anies Baswedan akan menjadi sorotan masyarakat karena jabatannya sebagai Gubernur DKI.

Kemarin, sempat ada slentingan informasi yang mengatakan kalau Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’aruf Amin melayangkan sindirannya terhadap Bapak Anies, disebutkan kalau Gubernur DKI ini lebih bersimpati terhadap para perusuh aksi 22 Mei ketimbang aparat. Akan tetapi Anies telah menyatakan kalau dirinya juga memusuhi para perusuh.

“Ini kita dalam situasi di mana justru harus bersatu. Kita bersatu mana kita menghadapi musuh yang sama, para perusuh-perusuh itu. Perusuh-perusuh itu tidak punya ruang di sini. Saya beberapa kali mengatakan, bahwa Jakarta adalah rumah bagi orang berkegiatan baik-baik, termasuk bernegara,” seperti itulah yang dikatakan oleh Anies ketika di Aeon Mall, Jl. Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (25/05/2019).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Anies Baswedan Janjikan Subsidi Air Pam Sampai 80% di Kalideres !

Bukan cuman itu saja, Anies juga menegaskan kalau dirinya cuman perhatian terhadap korban perusuh saja, dan dirinya juga mengatakan kalau pihak yang melakukan kerusuhan ini akan berhadapan dengan dirinya dan juga para aparat.

Ketika masalah rusuh 22 Mei kemarin dikatakan kalau pihaknya terus melakukan komunkasi, Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) disebut sudah solid sehingga prosesnya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Pihak kepolisian yang menangani masalah tersebut dikatakan juga sangat intensif komunikasinya, sehingga tidak perlu adanya pengaduan.

Rusuh 22 Mei
Copyright©Verta News

Perlu diketahui bahwa atas kejadian yang tidak mengenakkan kemarin lalu di DKI Jakarta, ada beberapa pedagang yang menjadi korban penjarahan hingga pembakaran warung, kemudian untuk pasar Tanah Abang juga ditutup selama beberapa hari sehingga para pedagang tidak dapat berjualan.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Habib Rizieq Shihab Akan Penuhi Panggilan Polisi Hari Ini!

Di sisi aparat, sejumlah anggota diketahui telah mengalami luka-luka karena lemparan batu, kaca, dan semacamnya. Lalu ada juga beberapa motor milik polisi yang pecah kacanya, hingga dibakar oleh perusuh. Dan terkait persoalan tersebut, Anies cuman memberikan pernyataannya tentang isu di sosmed yang bertujuan untuk memecah belah aparat (Polri dan TNI) dan Pemprov DKI.

“Ada yang mengadu antara TNI dengan Polisi, ada yang mengadu antara Pemprov dengan Polisi. Tipe-tipe seperti inilah yang memecah kita. Justru menurut saya, jangan. Saat ini saatnya kita bersatu, saatnya kita bekerja bersama, bukan saatnya kita saling memecah-pecah. Semangat itu harus kita jaga sama-sama,” terangnya.

Kemudian dalam pernyataan lanjutannya, disebut Anies Baswedan juga telah meninjau beberapa titik kerusakan yang disebabkan oleh para perusuh 22 Mei kemarin, termasuk diantaranya taman dan juga pos-pos polisi yang rusak parah. Dikatakan kalau perbaikan akan dilakukan oleh Pemprov DKI.

baca juga: Aksi Demo 22 Mei Bisa Perlambat Perekonomian Indonesia, Ini Sebabnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here