Tim Prabowo Yakin Alat Buktinya ke MK Bikin Tercengang

0
1054
Prabowo Sandi
Copyright©tirto

Yang 51 Kemarin Hanyalah Pengantar

Indowarta – Sebagaimana yang telah dikatakan sebelumnya dimana Prabowo-Sandi telah menolak hasil Pilpres 2019 yang telah diumumkan oleh KPU kemarin dimana memenangkan paslon 01 Jokowi-Ma’aruf. Hal ini dikarenakan banyaknya kejanggalan yang terjadi dalam pemilihan tersebut, menurut Tim 02.

Dikarenakan masalah tersebut, Prabowo mengklaim kalau pihaknya akan menempuh jalur hukum dan mengajukan permasalahan ini ke MK untuk menyelesaikannya. Dan kali ini usaha tengah dilakukan untuk mendapatkan keadilan dari badan hukum tersebut.

Tidak sama seperti periode sebelumnya kali ini Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menegaskan kalau bukti yang diberikannya ke Mahkamah Konstitusi ini bukanlah abal-abal. Tim BPN telah telah menyatakan kalau 51 bukti yang disertakannya ini cuman pengantar saja, sedangkan intinya jauh lebih banyak.

WAJIB BACA :  Kubu Prabowo Tantang Debat bahasa Inggris, Tim Jokowi Ingin Tes Alquran !

“Jadi kami tidak ingin memberikan alat bukti abal-abal. Kami ingin mempertahankan dengan alat bukti yang valid. Kemarin kita di-bully, 51 yang kami maksud itu pengantar. Itu hanya sebagai pengantar. Untuk sebagai prasyarat kita bisa mendaftar di MK,” seperti itulah yang dikatakan oleh Nicholay Aprilindo, anggota Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ketika di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, sebagaimana kami lansir dari laman detik, Rabu (29/05/2019).

Masih belum selesai, Nicholay telah mengatakan kalau pihaknya nanti akan kembali lagi untuk menyerahkan berbagai macam bukti yang valid. Akan tetapi ia tidak mengungkap bukti apa saja yang ada di pihaknya saat ini.

Nicholay
Copyright©detikcom

“Oh, banyak. Nggak bisa saya sebutkan di sini. Banyak. Yang jelas, alat bukti yang diperlukan itu adalah pasti alat bukti mengenai hak suara. Kami punya ya cukup valid dan cukup banyak. Kami juga bisa membuktikan secara IT forensik terjadinya penggelembungan dan kecurangan. Itu bisa kami buktikan lewat IT forensik. Oleh karena itu, kami ingin meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk memerintahkan KPU dilakukan audit forensik terhadap IT KPU juga,” itulah yang dikatakan Nicholay.

WAJIB BACA :  Zulkifli Hasan Gelar Pertemuan dengan Jokowi, PAN Batal Dukung Prabowo ?

Bahkan Anggota BPN Prabowo-Sandiaga ini yakin kalau MK bakal menyetujui gugatan yang diajukan ini. Disebutkan juga kalau bukti-bukti yang diajukan dalam persidangan ini juga bakal membuat semua pihak tercengang. “Pada saat pembuktian di persidangan, teman-teman lihat sendiri. Pasti akan tercengang,” ucapnya.

baca juga: Disebut Tidak Dukung Polisi, Begini Tanggapan Anies Baswedan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here