Sri Mulyani Diserbu Pertanyaan Soal Utang Ketika Rapat Bersama DPR

0
636
Copyright©Sinar Harapan

Ungkapan Soal Hutang dari Berbagai Fraksi Parpol

Indowarta – Topik pembahasan soal utang Negara memang tidak ada habisnya, dan para petinggi pemerintah juga tidak lepas dari pembicaraan mengenai tema tersebut. Seperti yang terjadi belum lama ini ketika Sri Mulyani hadir dalam rapat yang juga melibatkan Anggota DPR, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner OJK.

Dalam rapat ini membahas soal asumsi makro 2020 mendatang. Dan persoalan hutang Negara telah disinggung oleh Anggota Komisi XI Fraksi PKS bernama Refrizal. Ia telah mempertanyakan jumlah hutang pemerintah Indonesia saat ini.

“Kami sering ditanya tentang utang kita ini, sudah berapa sekarang. Utang negara kita utang berapa, BUMN kita utang berapa. Kita harus tahu, kita ditanya masyarakat karena dia akan bayar,” seperti itulah pertanyaan yang dilontarkan olehnya, sebagaimana kami lansir dari laman detikFinance, Kamis (13 Juni 2019).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Pimpinan DPR Sudah teruma Surat Pemberhentian Ahok ?

Tidak hanya Refrizal saja, melainkan beberapa anggota DPR lainnya juga turut mempertanyakan hal serupa. Fraksi Nasdem bernama Johnny Plate juga mempertanyakan mengenai utang yang dimiliki oleh pemerintah sekarang ini. Akan tetapi, ada perbedaan topik pembicaraan dari kedua anggota DPR tersebut.

Fraksi Nasdem ini telah mengatakan kalau masalah utang Negara ini jangan sampai membuat masyarakat takut. Hal ini dikarenakan pemerintah pasti telah membuat jalur atau tata kelola pembayaran hutang dengan baik, sehingga hutang-hutang tersebut bakal terlunasi sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu.

Rapat Sri Mulyani Soal Hutang Negara
Copyright©klikampera

“Jangan sampai dibuat takut seolah-olah utang ini setan gundul yang akan merusak Indonesia. Tapi, mengelola utang dengan penuh tanggung jawab untuk manfaat kepentingan bangsa dan negara. Kita ini dihantui narasi yang tidak menguntungkan perekonomian kita,” seperti itulah yang dikatakan oleh Johnny Plate.

WAJIB BACA :  Ini Alasan Luhut Binsar Pandjaitan Memuji Kepemimpinan Setya Novanto di DPR RI

Kemudian dari fraksi Golkar bernama M Misbakhun telah mengungkap kalau persoalan hutang ini harus dijelaskan dengan pertambahan aset dari pihak pemerintah ataupun BUMN. “Dan ini sering tidak paralel orang hanya bicara utang, tapi tidak pernah kemudian secara equal dan fair bicara jumlah barang milik negara itu juga tambah. BUMN tambah utang juga bertambah aset BUMN,” katanya.

Selain itu, fraksi Golkar ini juga mengatakan kalau tidak ada satu Negara pun tidak memiliki hutang. Ia juga berpendapat kalau hutang Negara ini tidak begitu masalah selama tata kelolanya bisa berjalan dengan baik dan untuk sektor yang produktif. Tentu dengan hal tersebut, Negara malah menjadi semakin maju dan berkembang menjadi lebih baik.

baca juga: Update Terbaru, Ini Kriteria Rumah yang Bebas Pajak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here