Kasus Novel Menjadi Perhatian Lagi, Jendral Bintang 3 Pun Ikut Diperiksa

0
5582
Novel Baswedan
Copyright©Nasional Kompas

Para Jenderal Bintang 3 Ikut Terlibat

Indowarta – Bagi kalian yang update informasi seputar Tanah Air, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Ia telah disiram dengan air keras sehingga menjadikan dirinya menjalani perawatan wajah di Rumah Sakit selama beberapa hari. Meski demikian, masih belum mendapatkan kesembuhan yang memuaskan.

Meski sudah cukup lama, akan tetapi kini kasus tersebut kembali menjadi perhatian, setelah Tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah melaporkan kalau pihaknya sudah memeriksa para jenderal dengan pangkat bintang 3.

Hermawan Sulistyo yang menjadi salah satu anggota gabungan ketika di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Siang tadi telah menyampaikan jawaban tentang perbedaan kesulitan kasus teror ke Novel dengan kasus kerusuhan yang terjadi pada bulan Mei 1998.

WAJIB BACA :  Cerita Anak Dari Pelaku Bom di Surabaya “Ayah Sering Mengajak Berjihad”

“Saya ketua tim investigasi kerusuhan Mei 98, periksa 15 jenderal saat itu. Dalam kasus ini juga ada jenderal-jenderal bintang 3 yang diperiksa, jangan salah. Semua yang disebut, dituduh, kita periksa lagi,” seperti itulah katanya.

Hermawan-Sulistyo
Copyright©detikcom

Selain itu, Hermawan juga mengatakan kalau pemeriksaan terhadap para jenderal ini juga didasarkan pada laporan tim yang sebelumnya sudah mendalami terkait kasus ini. Akan tetapi masih belum juga memberikan penjelasan tentang sosok jenderal yang dimaksud.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya untuk Tim Gabungan ini telah mengusut terkait penyerangan terhadap Novel Baswedan. Kemudian untuk hasil laporannya ini nanti akan diserahkan kepada Kapolri, dan bakal diungkap ke publik untuk hasil investigasinya pekan depan.

WAJIB BACA :  Jangan Lewatkan, Novel Baswedan Akan Blak Blakan Soal Air Keras Sore Ini!

“Laporan sudah kami sampaikan kepada dan beliau akan mempelajari dalam waktu yang singkat, dan hari ini progres yang dapat kami sampaikan bahwa kami akan menyampaikan hasil lengkap itu pada minggu depan,” seperti itulah keterangan lanjutannya sebagaimana yang dilansir dari media detikNews.

Penyerangan terhadap Novel Baswedan ini begitu misterius karena kejadiannya berlangsung cepat dan pelaku langsung melarikan diri begitu saja tanpa terdeteksi oleh orang di sekitar. Dengan demikian, beragam bukti yang dikumpulkan juga terlalu sedikit sehingga cukup sulit untuk menyelesaikan dan mengungkap pelaku dari kejadian ini.

baca juga: Pelaku Belum Terungkap, Kasus Novel Baswedan Bakal Dibawa ke Kongres Amerika!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here