Diduga Bersekongkol Merampas Motor, Polisi di Medan Dihajar Warga

Dalam aksi dugaan perampasan motor itu, Brigadir A bekerja sama dengan temannya yang berstatus masyarakat sipil. Ketika menjalankan aksinya, Brigadir A berpura-pura menjadi polisi lalu lintas dan memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor dari targetnya.

Diduga Bersekongkol Merampas Motor, Polisi di Medan Dihajar Warga

Merdeka.com - Seorang personel Polrestabes Medan berinisial Brigadir A menjadi bulan-bulanan warga di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Polisi itu diduga terlibat perampasan sepeda motor warga.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Fathir, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/5) kemarin. Polisi masih mendalami peran Brigadir A dalam dugaan perampasan motor warga.

taboola mid article

"Sejauh ini pengakuan yang bersangkutan hanya diajak oleh temannya. Ini tetap kami lakukan proses hukum pelanggaran pidananya," kata Fathir, Selasa (22/5).

2 dari 2 halaman

Kronologi

Dalam aksi dugaan perampasan motor itu, Brigadir A bekerja sama dengan temannya yang berstatus masyarakat sipil. Ketika menjalankan aksinya, Brigadir A berpura-pura menjadi polisi lalu lintas dan memeriksa kelengkapan kendaraan bermotor dari targetnya.

Kemudian, Brigadir A membawa kabur motor milik korbannya. Namun pemilik motor langsung menghubungi rekannya dan berhasil menangkap Brigadir A. Tanpa pikir panjang, masyarakat langsung menghajar Brigadir A.

Brigadir A terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai dihajar massa. Akibat perbuatannya Brigadir A juga dinilai telah melakukan pelanggaran etik.

"Pada intinya pimpinan akan menindak tegas setiap anggota yang melakukan pelanggaran sesuai ketentuan berlaku," pungkas Fathir.

[lia]

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow