Gatot Brajamusti Dikenai Tiga Kasus Pidana, dengan Hukuman 20 Tahun Penjara !

0
485
Copyright©kompas

Dikenai Tiga Kasus Pidana, Gatot Brajamusti Di Hukum 20 Tahun Penjara !

Indowarta.com – Terdapat tiga kasus yang menjerat Gatot Brajamusti sampai membuat ia dijatuhi dengan hukuman total 20 tahun penjara. Vonis tersebut yang diakumulasikan atas perbuatan sebab melawan hukum yang dilakukan oleh Gatot. Berikut ringkasan kasus pidana yang menjerat Gatot Brajamusti, mulai dari obat terlarang sampai dengan kepemilikian senjati api dan satwa liar.

Baca Juga : Gatot Brajamusti Dapatkan Tuntutan Maksimal dari Jaksa!

Kasus Obat Terlarang

Dimana kasus tersebut yang terungkap saat Gatot menjabat sebagai Ketu Umum persatuan Artis Film Indonesia (Parfi). Dimana ia yang ditangkap polisi sebab kpemilikan obat terlarang di sebuah kamar hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Agustus 2016. Adapun polisi yang mengamankan beberapa barang bukti yakni 30 jarum suntik, 9 alat pengisap sabu, 7 cangklong alat pengisap sabu, dan satu bungkus jenis sabu seberat 10 gram.

Copyright©liputan6

Kasus Asusila

Usai kasus obat terlarang, Gatot yang juga dilaporkan seorang perempuan berinisial CT atas kasus asusila. Pelapor mengaku ia diperkosa oleh Gatos yang berlangsung dari 2007 hingga 2011. Saat itu CT masih berusia 16 tahun. Kasus asusila tersebut yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp 200 juta kepada Gatot.

Dimana putusan tersebut yang terbilang lebih ringan dari tuntutan jasa selama 15 tahun penjara. Majelis hakim yang menilai Gatot telah melanggar Pasal 81 ayat 2 Undang Undang Perlindungan Anak Np 23 tahun 2002.

Baca Juga : Reza Artamevia dan Elma Thena Jadi Saksi Kunci Kasus Gatot Brajamusti!

Kasus Kepemilikan Senpi dan Satwa Liar

Dalam penggeledahan, polisi juga menemukan senjata api ilegal dan juga satwa liar yang dilindungi oleh negara. untuk senjata api, polisi mengamankan dua pucuk senjata dengan jenis Glock tipe 26 kaliber 9 mm dan senjata api pistol Walther PPK 32 kaliber 22 mm. ditambah dengan satu senjata sangkur, yang tergabung dalam satu kotak senjata api.

Sedangkan untuk satwa liar, polisi mengamankan satu ekor burung elang brontok yang masih hidup berada di halaman rumah. Terdapat satu ekor ofsetan harimau sumatera sudah mati.

Baca Juga : Begini Cara Gatot Brajamusti Islamkan 3 Warga Malaysia di Penjara!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY