Affandi ‘Sang Maestro’ Lukis yang Nongol di Google Doodle Hari Ini!

    0
    1136
    Affandi
    Copyright©Google

    Affandi ‘Sang Maestro’ Lukis yang Nongol di Google Doodle Hari Ini!

    Indowarta.comAffandi Koesoema adalah seorang pelukis terkenal asal Cirebon, Jawa Barat. Namanya kian bersinar sebagai seorang seniman di era 50-an. Bahkan di tahun 1950 beliau juga kerap sekali mengadakan pameran di Eropa, Amerika Serika dan India.

    Bakat seni lukis yang dimilikinya tidak perlu untuk diragukan lagi, saking terkenalnya sampai-samapai ia mendapatkan julukan sebagai Sang Maestro Seni Lukis Indonesia. Berkat karya-karya yang telah ia telurkan semasa hidupnya pria yang akarab di sapa Affandi ini berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia dikaca internasional.

    Baca Yuk! Berbagai Keistimewaan Bulan Syaban yang Harus Kamu Tahu!

    Pria yang lahir ditahun 1907 ini termasuk seniman yang sangat produktif, bagaimana tidak sudah lebih dari 2000 lukisan yang telah dibuatnya. Selain itu ia juga terkenal dengan gaya lukis ekpresionis dan romantisme yang sangat khas.

    Affandi merupakan putra dari seorang mantra ukuru yang berkerja di pabrik gula Cileduk, R.Koesoema. Jika membicarakan tentang pendidikan beliau termasuk orang yang sangat beruntung. Ditengah-tengah penjajahan beliau masih bisa mengecam pendidikan di HIS, MULO dan kemudian beliau menamatkan pendidikannya di AMS (sekolah menengat atas pada zaman Belanda).

    Keberhasilannya sebagai seorang pelukis tidak diraihnya secara instan akan tetapi Affandi juga pernah mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Sebelum berprofesi sebagaio pelukis ternyata beliau pernah berkerja sebagai guru bahkan ia juga sempat menjadi penyobek karcis dan pembuat reklame di salah satu bioskop yang ada di Bandung.

    Affandi
    Copyright©Indonesiaartnews

    Kemudian pada tahun 1930 Affandi memilih untuk bergabung dengan kelompok lukis Bandung yang bernama, Lima Bandung. Kelompok tersebut beranggotakan sederet pelukis ternama seperti Barli, Hendra Gunawan, Whadi dan Sudarso. Diberntuknya kelompok ini bertujuan sebagai media belajar dan saling membantu sesama pelukis.

    Dalam perjalanannya sebagai seorang pelukis sang maestro ini telah mempeoleh banyak penghargaan atas dedikasinya  sebagai seniman lukis. Salah satunya adalah gelar yang berhasil di raihnya dalam acara Doktor Honoris Causa dari University of Singapore pada tahun 1974.

    Semasa hidupnya belia terkenal sebagai pelukis yang baik dan sangat rendah hati. Affandi menganggap dirinyaq sebagai pelukis kerbau, sebab ia lebih menyukai praktek melukis daripada teori. Menariknya ketika ditanya tentang alasan mengapa beliau memilik lukis, pasti belia menjab “Saya melukis karena saya tidak bisa mengarang. Saya tidak bisa ngomong. Bahasa yang saya gunakan adalah bahasa lukis”.

    Ya, begitulah sosok Affandi yang sangat sederhana. Bagi Affandi melukis adalah hidupnya, beliau selalu lapar akan  melukis bahkan ia juga telah menganggap dirinya sebaagi tukang gambar bukan pelukis.

     

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY