Ungkapan Kekecewaan Ustadz Solmed Terhadap KBRI di Singapura!

0
1023
Ustadz Solmed
Copyright ©Dream

Ungkapan Kekecewaan Ustadz Solmed Terhadap KBRI di Singapura!

Indowarta.com – Seperti yang telah ramai diberitakan sebelumnya bahwa ustadz kondang tanah air yakni Ustadz Solmed baru saja mengalami kejadian yang kurang menggenakkan di Bandar Udara Changi, Singapura pada hari Sabtu, (3/6/2017) lalu.

Penceramah yang saat ini berusia 33 tahun tersebut pun mengaku ditahan pihak imigrasi Singapura tanpa alasan yang jelas. “Saya tanya kenapa? Ada Apa? Kok bisa begini? Dia cuma bilang, ‘Diam, jangan bicara, tenang’”Ungkap Solmed seperti yang telah dilansir dari Liputan6, Rabu (7/6/2017).

Lantaran ia ditangkap oleh pihak imigrasi di negara yang berjuluk Negeri Seribu Satu Larangan tersebut dengan alasan yang jelas, Solmed pun mengutarakan kekecewaannya terhadap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura.

Baca: Ustadz Solmed Ditahan Selama 10 Jam di Bandara Changi, Karena Hal Ini!

Pemilik nama asli Sholeh Mahmoed Nasution tersebut menyesalkan mengenai sulitnya akses untuk menghubungi KBRI ketika ia ditahan di Imigrasi Singapura selama 10 jam lamanya. Suami April Jasmine tersebut pun sudah mencoba untuk menelpon pihak KBRI sebanyak dua kali namun nyatanya tidak ada yang mengangkat.

Ustadz Solmed
Copyright©Twitter/sholehmahmoed

Ustadz Solmed cukup menyesalkan sikap dari KBRI yang seharusnya harus siaga selama 24 jam jika misalnya ada WNI (Warga Negara Indonesia) yang meminta pertolongan. Hal ini pun seperti yang telah ia ungkapkan melansir dari Liputan6.

“Saya cukup menyesalkan. Seyogyanya KBRI manapun harusnya 24 jam siaga. Kalau ada yang telepon harusnya diangkat, apalagi tugasnya mungkin untuk melindungi. Misal ada WNI menelpon. Kalau teleponnya enggak diangkat gimana mereka tahu ada WNI yang kesulitan?”Ujar pria kelahiran Jakarta, 19 Juli 1983 tersebut.

“Ini jada ujian dan juga pelajaran untuk semualah. Lalu, kalau telepon tidak diangkat, gimana bisa mendampingi saya Karena mereka kan tidak tahu saya ada dimana?”Imbuh  Ustadz Solmed. Sementara itu kekecewaanya pun semakin terasa saat pihak KBRI tak kunjung datang hingga dirinya kembali pulang ke Indonesia.

Apalagi, ai sama ssekali tak memiliki pendamping saat diinterogasi oleh petugas di Singapura. “Sampai saya pulang pun tidak ada yang datang. Tapi enggak apa-apa, Karena saya sudah ikhtiar sebagai WNI. Saya sudah teleon dua kali enggak diangkat dan saya tweet siapa tahu ada yang bisa menyambungkan ke KBRI. Disana pun saya sendirian, enggak ada siapa-siapa”Tutur  Ustadz Solmed.

baca juga !

Inilah deretan Ustadz Dan Ustadzah Dengan Gaya Paling Nyentrik DI Indonesia, Siapa Saja ?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY