Olaudah Equiano, Sosok Pejuang Anti Perbudakan yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    0
    1310
    Copyright ©IGoogle Doodle

    Olaudah Equiano, Sosok Pejuang Anti Perbudakan yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Indowarta.com – Tepat di hari ini, pada halaman pertama Google tampak sebuah doodle yang menganggambarkan seorang pria klasik tengah menulis. Dan pria itu diketahui bernama Olaudah Equiano.

    Hari ini tepatnya Senin, 16 Oktober 2017, Google Doodle memperingati hari ulang tahun kelahiran Equiano yang ke 272 tahun. Tentunya dari kalian banyak yang belum tahu kan dengan sosok Equiano?.

    Equiano atau yang lebih dikenal dengan nama Gustavus Vassa merupakan seorang tokoh anti perbudakan di Inggris. Equiano berasal dari Nigeria, ia lahir pada tanggal 16 Oktober 1745. Pada masa hidupnya dirinya ikut gerakan tersebut di Afrika.

    BACA JUGA: Amalia Hernandez, Sosok Penari Tekenal dari Meksiko yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Berkat gerakan anti perbudakan terutama di Inggris, muncul lah dekrit anti perdagangan budak Afrika yang berada di Inggris serta wilayah koloni Britani Raya yang lainnya. Selama dirinya berada di London, Equiano ambil bagian dalam kelompok Son of Afrika dan menjadi seorang pemimpin kelompok ini.

    Copyright©

    Bahkan ia juga telah berhasil menulis beberapa buku yang berisi tentang anti perbudakan. Buku tersebut ia tulis dengan tujuan untuk memberikan dorongan moral pada kaum kulit hitam yang ada di Eropa.

    BACA JUGA: Samuel Johnson Hadir di Laman Google Doodle Hari Ini!

    Olaudah Equiano menikah dengan wanita asal Inggris bernama Sussanah Cullen. Dari pernikahannya ituu Equiano memiliki dua anak perempuan.

    Sementara itu sejumlah karya Equiano dikenalkan pada publik melalui buku serta artikel di surat kabar. Kemudian pada akhir abad ke-20, beberapa hasil karyanya di publikasikan dalam edisi baru sebagai bahan rujukan tentang perbudakan di Afrika yang termasuk dinegara asalnya.

    Dan salah satu keunggulan Equiano yakni otobiografinya yang menceritakan tentang perjuangan dalam membebaskan dari perbudakan. Bahkan ia pun pernah menulis tentang pelariannya dari seorang budakyang terdampar di Inggris.

    Seperti diketahui, Equiano tutup usia di London pada tanggal 3 Maret 1797 di usia 51 tahun. Sebuah perpustakan khusus yang berada di kota London, Inggris, merupakan tempat untuk menyimpan peninggalan karya-karya Equiano.

    Berkat semua jasanya dalam memberantas perbudakan dan perdagangan budak, hari ini Olaudah Equiano muncul di laman Google Doodle sekaligus untuk memperingati ulang tahunnya yang ke 272 tahun.

    BACA JUGA: Sir John Cornforth, Ahli Kimia Peraih Nobel yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY