S. Chandrasekhar Sosok Astronomis India Amerika yang Nongol di Laman Google Hari Ini!

    0
    1176
    Copyright ©GoogleDoodle

    S. Chandrasekhar Sosok Astronomis India Amerika yang Nongol di Laman Google Hari Ini!

    Indowarta.com – Tepat di hari ini Google memperingati ulang tahun Subrahmanyan Chandrasekhar yang ke-107. Dan Chandrasekhar menjadi tema Google Doodle hari ini. Chandrasekhar seorang astrofisikawan yang berhasil memenangkan Hadiah Nobel.

    Pasalnya teori miliknya yang membahas tentang evolusi bintang yang menyebut bahwa tidak semua bintang akan menjadi bintang kerdil putih. Dan berikut ini ada beberapa hal dan teori yang dicetuskan oleh Chandrasekhar seperti yang dilansir oleh Independent.

    Dialah yang telah mengubah tentang pemahaman terkait pola evolusi bintang di tahap akhir. Sekitar tahun 1930-an beberapa ilmuan menyimpulkan kalau semua bintang akan runtuh dan menjadi bintang kerdil yang berwarna putih usia mereka merubah hydrogen dan juga helium.

    BACA JUGA: Olaudah Equiano, Sosok Pejuang Anti Perbudakan yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Tak hanya itu saja, Chandrasekhar juga memiliki pendapat yang lebih maju, menurut pria kelahiran 19 Oktober 1910 ini tidak diciptakan sama. Sebab dalam penelitian yang dilakukannya menunjukkan sejumlah binyayng yang tak berhenti berkontraksi suatu hari nanti.

    Copyright ©Chandrasekhar

    Menurutnya bintang yang punya massa 1,44 kali matahari akan terus berkontraksi.  Angka itulah yang dikenal sebagai batas Chandrasekhar. Angka tersebut adalah sebuah angkah besar untuk memahami bintang neutron dan apa yang menyebabkan ledakan supernova.

    BACA JUGA: Sir John Cornforth, Ahli Kimia Peraih Nobel yang Jadi Google Doodle Hari Ini!

    Menariknya temuan Subrahmanyan Chandrasekhar menunjukkan adanya lubang hitam. Memiliki massa yang lebih besar dari matahari terus berkontraksi hingga melebihi statistic kyraci putih. Sedangkan untuk bintang yang punya massa lebih diperkirakan menghasilkan sebuah lubang hitam.

    Selain itu Chandrasekhar juga berhasil merilis teori pertama tentang evolusi bintang sebelum usianya menginjak angka 20 tahun. Bahkan diusianya yang ke-34 tahun irinya juga menjadi anggota Royal Society of London. Dan tak berapa lama kemudian dirinya menjadi professor fisika disegani.

    Chandrasekhar berhasil menjadi sang pelopor astrofisikawan. Dirinya menjadi pelopor astrofisikawan yang berhasil mendapatkan Hadiah Nobel. Penghargaan yang diterimanya itu sebagai bentuk penghormatan atas penemuan batas Chandrasekhar.

    Penghargaan tersebut ia terima tepatnya pada tahun 1983. Sang paman, Sir C.V. Raman, yang juga merupakan seorang fisikawan. Raman pun juga berhasil memenangkan Hadiah Nobel. Subrahmanyan Chandrasekhar meninggal pada tanggal 21 Agustus 1995 di usia 84 tahun.

    BACA JUGA: Samuel Johnson Hadir di Laman Google Doodle Hari Ini!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY