Hikmah dari Peristiwa Isra Miraj, Memberikan Makna Penting untuk Memahami Kuasa Allah SWT

Ketahuilah Hikmah dari Peristiwa Isra Miraj, Memberikan Makna Penting untuk Memahami Kuasa Allah SWT

image

HARIANHALUAN.COM - Bulan Februari 2024, merupakan bulan yang termasuk dalam tahun kabisat, yang dimana setiap akhir bulan Februari berakhir pada tanggal 29.

Tentu tahun kabisat hanya bisa terjadi setiap 4 tahun sekali yaitu pada tanggal 29, khususnya terjadi pada bulan Februari tahun 2024, 2028 dan seterusnya.

Selain itu, Bulan Februari 2024 akan merayakan libur nasional seperti Perayaan Isra Miraj pada tanggal 8, Tahun Baru Imlek tanggal 10, dan juga cuti bersama tanggal 11.

Isra Miraj adalah dua bagian perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja, untuk mendapat Hidayah yang diperoleh Rasulallah SAW.

Baca Juga: Update Terbaru Pembangunan Ibu Kota Nusantara: Investasi Swasta dan Kritikan Anies Baswedan

Kejadian ini, merupakan salah satu peristiwa sangat penting bagi umat Islam, karena peristiwa tersebut membuat Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.

Selain itu, perayaan Isra Miraj dapat dikatakan sebagai momen penting untuk "Muhasabah Diri", agar memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu.

Isra dan Miraj dibagi ke dalam dua peristiwa, yakni Isra dan Mi'raj.

Isra dimaknai dengan perjalanan malam hari yang dilaksanakan oleh Rasulullah SAW dari Ka'bah (Mekkah) menuju Baitul Maqdis (Jerusalem).

Baca Juga: Tantangan dan Potensi Jakarta International Stadium: Antara Biaya Operasional dan Pendapatan

Sementara, Miraj dimaknai dengan kenaikan, di mana Allah SWT mengangkat Nabi Muhammad SAW dari Baitul Maqdis melewati langit ke-7 menuju Sidratul Muntaha (7 Lapis Langit).

Peristiwa ini yang nantinya memunculkan adanya perintah sholat wajib 5 waktu bagi umat Islam.

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ –

Artinya: “Mahasuci Allah, yang memberikan perjalanan di malam hari dari Masjidil Haram hingga ke Masjid Al-Aqsa, dan telah diberkahi sekeliling, agar Kami tunjukkan sebagai tanda-tanda kebesaran. Sungguh dia Maha Mendengar dan Melihat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow