Peristiwa Kebakaran di Palembang Membawa Duka Bagi Keluarga Syarofi, Uang Lamaran Rp 30 Juta Ludes

Kebakaran menghantam rumah keluarga Syarofi di Palembang, menyebabkan duka mendalam karena kehilangan harta benda dan uang lamaran ludes.

Peristiwa Kebakaran di Palembang Membawa Duka Bagi Keluarga Syarofi, Uang Lamaran Rp 30 Juta Ludes
image

Sumsel24.com - Pada Kamis, 27 Juli 2023, kebakaran yang terjadi di satu unit rumah di Jalan Karya Baru, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang menyisakan duka mendalam bagi keluarga Bapak Syarofi. Sayangnya, dalam musibah tersebut, tidak ada satu pun harta benda yang berhasil diselamatkan.

Berdasarkan keterangan dari Syarofi, yang akrab disapa Wak Pet, sumber api yang menyebabkan kebakaran tidak diketahui karena rumah sedang kosong saat kejadian. Akibatnya, segala harta benda lenyap dalam api, bahkan keluarga terpaksa tinggal di tenda seadanya.

Peristiwa ini paling menyedihkan karena uang senilai Rp30.000.000 yang akan digunakan oleh putranya untuk lamaran juga ikut terbakar. Keluarga Syarofi berharap agar berbagai pihak dapat memberikan bantuan dan perhatian terkait kebakatn tersebut.

Baca Juga: Kampung Budidaya Ikan Gabus OKU, Dukung Program GSMP Inisiasi Gubernur Herman Deru

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, yang meninjau lokasi kebakaran tersebut, tidak dapat menyembunyikan kesedihannya.

Kebakaran yang terjadi beruntun di Palembang, dengan lebih dari 100 kasus sepanjang tahun 2023, menjadi sebuah keprihatinan serius.

"Dalam upaya membantu keluarga korban, Pemerintah Kota Palembang (Pemkot) berkomitmen untuk memberikan bantuan yang diperlukan, termasuk membantu menghubungi Bank Indonesia untuk penukaran uang yang terbakar, serta memberikan bantuan dalam proses kepengurusan surat-surat dan logistik lainnya," kata Fitri.

Baca Juga: Herman Deru Santuni Anak Yatim-Serahkan Mobil Ambulance di Muara Enim

Selain itu, Pemkot Palembang juga berencana untuk melakukan sosialisasi bersama pihak PLN guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

"Mayoritas kebakaran terjadi akibat korsleting listrik, dan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga Palembang tentang pentingnya memastikan kompor listrik telah padam saat istirahat atau meninggalkan rumah, ujarnya.

Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan keluarga Syarofi dan korban-korban kebakaran lainnya dapat mendapatkan dukungan dan bantuan yang mereka butuhkan untuk bangkit dari musibah ini.

Baca Juga: Berpetualang Tracking Menyusuri Hutan Hujan Tropis Menuju Air Terjun Dua Warna Sibolangit

"Semoga kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang dengan adanya sosialisasi dan kesadaran yang lebih tinggi mengenai pencegahan kebakaran akibat korsleting listrik," tutup Fitrianti Agustinda.***

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow