Terbakar Senin (20/3/2023) di Tempat Pengolahan Sampah Baru Padam Selasa (21/3/2023) Dini Hari

Peristiwa kebakaran terjadi di tempat pengelohan sampah Lembongan Recycle Centre Wahyu Segara, Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Senin (20/3/2023) sekitar pukul 22.45. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp210 juta.

Terbakar Senin (20/3/2023) di Tempat Pengolahan Sampah Baru Padam Selasa (21/3/2023) Dini Hari
image

SEMARAPURARadar Bali.id– Peristiwa kebakaran terjadi di tempat pengelohan sampah Lembongan Recycle Centre Wahyu Segara, Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Senin (20/3/2023) sekitar pukul 22.45. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp210 juta.

Peristiwa itu pertama kali diketahui pemilik tempat pengolahan sampah tersebut, Asmara Jaya Utama, 48. Sekitar pukul 22.45, Utama mendengar adanya suara ledakan kecil di areal pengolahan sampahnya. Dia pun langsung mencari sumber suara dan ternyata api besar telah melalap tempat pengolahan sampahnya.

Melihat itu, Utama kemudian memanggil rekannya Maryanto, 56, Haryadi, 30 dan karyawan lainnya untuk memadamkan api. Dibantu warga setempat, api akhirnya bisa dipadamkan pada Selasa (21/3/2023) sekitar pukul 01.00.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta dikonfirmasi mengungkapkan penyebab kebakaran belum bisa dipastikan karena korban dan saksi mengetahui peristiwa itu ketika api sudah dalam keadaan besar dan membakar sekitar lokasi pengolahan sampah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian diperkirakan sekitar Rp210 juta.

“Saya sudah perintahkan Kanit Reskrim beserta jajarannya untuk melakukan penyelidikan kejadian tersebut,” tandasnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

SEMARAPURARadar Bali.id– Peristiwa kebakaran terjadi di tempat pengelohan sampah Lembongan Recycle Centre Wahyu Segara, Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Senin (20/3/2023) sekitar pukul 22.45. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp210 juta.

Peristiwa itu pertama kali diketahui pemilik tempat pengolahan sampah tersebut, Asmara Jaya Utama, 48. Sekitar pukul 22.45, Utama mendengar adanya suara ledakan kecil di areal pengolahan sampahnya. Dia pun langsung mencari sumber suara dan ternyata api besar telah melalap tempat pengolahan sampahnya.

Melihat itu, Utama kemudian memanggil rekannya Maryanto, 56, Haryadi, 30 dan karyawan lainnya untuk memadamkan api. Dibantu warga setempat, api akhirnya bisa dipadamkan pada Selasa (21/3/2023) sekitar pukul 01.00.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta dikonfirmasi mengungkapkan penyebab kebakaran belum bisa dipastikan karena korban dan saksi mengetahui peristiwa itu ketika api sudah dalam keadaan besar dan membakar sekitar lokasi pengolahan sampah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian diperkirakan sekitar Rp210 juta.

“Saya sudah perintahkan Kanit Reskrim beserta jajarannya untuk melakukan penyelidikan kejadian tersebut,” tandasnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow