Wakapolda Jabar Ungkap Puncak Mudik di Jalur Selatan Sudah Lewat

Hal itu disampaikan Bariza usai meninjau arus mudik di Jalan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (20/4) petang. Berdasarkan data, jumlah kendaraan yang melintas tak seperti hari pada Rabu (19/4).

Wakapolda Jabar Ungkap Puncak Mudik di Jalur Selatan Sudah Lewat

Merdeka.com - Wakapolda Jabar Brigjen Bariza Sulfi menyatakan puncak kepadatan kendaraan di jalur selatan Jawa Barat sudah terjadi. Memasuki H-2 Lebaran, pergerakan masyarakat sudah menurun.

Hal itu disampaikan Bariza usai meninjau arus mudik di Jalan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (20/4) petang. Berdasarkan data, jumlah kendaraan yang melintas tak seperti hari pada Rabu (19/4).

taboola mid article

Menurut dia, mayoritas melakukan perjalanan H-3 karena ingin mengantisipasi jika Lebaran jatuh pada Jumat (21/4), sebelum ada keputusan dari pemerintah bahwa Lebaran dilaksanakan pada Sabtu (22/4).

"Tadi saya memantau jalur selatan ini dari kawasan Nagreg (Kabupaten Bandung), kendaraan ke arah Garut dan Tasikmalaya, sudah lebih sedikit dari hari kemarin (Rabu). Puncak mudik sudah terlewati," kata Bariza, Kamis (20/4).

"Mungkin mereka (pemudik yang berangkat) kemarin berangkat duluan untuk persiapan jika lebaran hari Jumat, karena sidang isbatnya hari ini," kata dia.

2 dari 2 halaman

Jumlah Kendaraan Melintas

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjelaskan kendaraan yang melintas Nagreg pada H-3 dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB itu hampir sama dengan jumlah kendaraan pada H-2 dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

"Kami tetap upaya maksimal mengantisipasi segala yang terjadi," kata Kusworo.

Sementara itu, Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo mengatakan, pada hari Kamis sampai dengan pukul 15.00 WIB ada 86.676 kendaraan yang melintas menuju arah timur yang melintasi Nagreg.

"Kalau kemarin jumlah kendaraan yang melintas ke arah timur Nagreg mencapai 129 ribu. Ini sudah meningkat dari H-4 sebelumnya yang hanya berjumlah 85 ribu kendaraan," kata dia.

"Ini juga sebenarnya sudah memecahkan puncak arus mudik di tahun 2022 yang berjumlah hanya 121.000 kendaraan. Jadi ada peningkatan sekitar 14 persen," ujar dia. [gil]

Baca juga:
Update Arus Mudik 2023, Pemudik Melewati Jalur Selatan Jawa Melandai
Pemprov DKI Ungkap Penyebab Penumpang di Terminal Mudik Menumpuk
Cegah Antrean, Pemudik Diminta Bayar BBM Secara Non-Tunai
Data Jasa Marga: 393.060 Kendaraan Tinggalkan Jakarta dari Gerbang Tol Cikampek
Puncak Mudik di Terminal Kalideres Kemarin Malam, Penumpang Naik 40% dari Tahun Lalu
Contraflow Tol Cikampek KM 47-70 Dihentikan, One Way Masih Diberlakukan di KM 72-414

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow