Berita Terkini: KPK Masih Rahasiakan Kasus Besar Tandingan E KTP!

0
455
Agus Rahardjo
Copyrigth©Kompas

Berita Terkini: KPK Masih Rahasiakan Kasus Besar Tandingan E KTP!

Indowarta.com – Agus Rahardjo yang juga adalah Ketua dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mau mengungkapkan kasus besar yang diperkirakan lebih besar daripada kasus korupsi mega proyek E – KTP. Hal tersebut ia ungkapkan ketika memberikan pidato di Institut Perbanas di Jakarta pada Rabu (15/3).

Pada awalnya Agus menuturkan jika setiap individu memiliki potensi untuk melakukan tindak pidana korupsi. Telah banyak contoh kasus yang menjerat penyelenggara negara sampai pihak swasta.

“Kalau saya memberikan contoh banyak sekali kejadiannya. Contoh paling sederhana, Rp 2,3 triliun (kerugian proyek e-KTP) itu salah satu kasus yang sekarang baru ramai. Tapi yang lebih besar dari itu juga masih ada,”  ungkap Agus.

Menurutnya, kerugian yang di derita negara di kasus yang masih ia sembunyikan tersebut lebih besar jumlahya daripada kasus korupsi E – KTP yang membuat negara rugi hingga Rp 2,3 triliun. Ketua KPK tersebut hanya memberikan bocoran tentang kasus itu tidak mengenai nama – nama besar, melainkan hanya seorang pejabat kecil yang kini masih dalam proses penyelidikan.

agus rahardjo
Copyrigth©Celahkota

Febri Diansyah, juru bicara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengungkapkan jika saat ini pihak penyidik dari KPK masih mempelajari tentang dugaan kerugian negara di kasus itu.

Ketika dikonfirmasi ditempat terpisah pada Kamis (16/3) ini Febri menjawab pertanyaan meliputi kasus apa, Febri mengatakan jika kerugian yang diakibatkan cukup besar dan biasanya terjadi di sektor pertambangan.

“Biasanya kasus yang kerugiannya besar itu pertambangan. ‎ Kami akan cek lebih lanjut, spesifikasi perkara yang dimaksud. Memang saat ini ada perkara yang berjalan dan perhitungan kerugian negara masih berjalan,” ucap Febri kepada awak media.

Kasus E – KTP kini masih bergulir, sederet nama pun mulai terseret dalam kasus mega proyek tersebut. Namun pihak KPK telah menetapkan dua tersangka yang diduga melakukan korupsi yakni Irman dan Sugiharto.

Ketika Jaksa Penuntut Umum membacakan surat dakwaan nama sejumlah anggota DPR pun turut terseret. Namun belum ada kepastian benar tidaknya nama – nama yang tercantum dalam surat dakwaan tersebut terbukti melakukan tindak pidana korupsi E – KTP yang merugikan negara hingga mencapai angka triliunan.

BACA JUGA Ketua KPK Sebut Ada Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari E KTP, Hambalang?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY