Berita Terkini: Banyak Data Penting di Kartin1, Bagaimana Jika Nantinya Hilang?

    0
    217
    kartin1
    Copyrigth©Twitter/CNNIndonesia

    Berita Terkini: Banyak Data Penting di Kartin1, Bagaimana Jika Nantinya Hilang?

    Indowarta.com – Pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru – baru ini mengeluarkan platform kartu multi identitas yang bernama Kartin1 yang diresmikan pada akhir minggu lalu.

    Sebagaimana diketahu, kartu ini dapat memuat banyak identitas mulai, dari KTP, SIM, NPWP, dan juga data untuk BPJS sekalipun. Lalu bagaimanakah kalau kartu ini hilang? Apakah akan sulit untuk mengurusnya kembali?

    Iwan Djuniardi selaku Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi ketika berada di Kantor Pusat Ditjen Pajak pada akhir minggu lalu menuturkan untuk melapor ke call centre Direktorat Jenderal Pajak jika terjadi kehilangan.

    “Kalau hilang lapor ke call centre kami, “ ucap Iwan.

    Berdasarkan keterangan dari Iwan, kartu tersebut dapat langsung di lakukan pemblokiran oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak setelah mendapatkan laporan mengenai kehilangan dari pemilik kartu Kartin1. Proses mengurusnya sama seperti ketika kehilangan kartu ATM.

    Berkenaan dengan kehilangan kartu tersebut, untuk kedepannya Ditjen Pajak akan menciptakan sistem yang dapat membuat para pemegang kartu dapat melakukan pemblokiran kartu Kartin1 ini secara mandiri.

    kartin1
    Copyrigth©Kompas

    Penduduk yang kehilangan kartu ini, juga dapat kembali memiliki kartu serupa dengan cara yang mudah. Yakni bisa didapatkan dari pihak penyedia kartu yaitu perusahaan atau instansi yang telah bergabung dengan program kartu multi identitas tersebut.

    Untuk saat ini pada tahap awal, masyarakat yang telah mempunyai kartu Kartin1 dapat datang ke kantor pajak guna aktivasi data NPWP, dan selanjutnya mengisi data yang lainnya. Itulah yang dapat dilakukan jika kartu ini hilang.

    Tetapi, untuk saat ini pula, baru BPJS Ketenagakerjaan saja yang telah menyatakan untuk bergabung dengan program baru Ditjen Pajak tersebut.

    Mereka berharap, untuk perusahaan atau instansi yang lain juga turut dalam program Kartin1 ini. Dengan demikian kartu tersebut akan dapat lebih diisi dengan data identitas yang di mulai dari data kependudukan atau KTP, data Surat Izin Mengemudi (SIM), dan bahkan juga data perbankan sekaligus.

    BACA JUGA Berita Terkini: Berkenalan dengan Kartin1, Kartu Ajaib Uang Bisa Menjadi NPWP, KTP Sampai dengan SIM!

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY