Muncul Dugaan Pungli di PPDB SMP Di Brebes!

0
377
PPDB
Copyright©thejak

Muncul Dugaan Pungli di PPDB SMP Di Brebes!

Indowarta.com– Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Brebes ini diduga telah diwarnai dengan pungutan liar atau pungli. Beberapa orang tua telah mengeluh mengenai adanya penarikan yang dari sekoalh yang telah mencapai lebih dari Rp 2 juta per orangnya.

BACA JUGA : Mulai 1 Juli, Tak Ada Lagi 7 Eleven yang Buka di Indonesia

Salah satu orang tua murid mengaku bahwa lantaran dalam PPDB anaknya telah masuk di dalam daftar cadangan, dirinya telah ditarik dana oleh pihak sekolah mencapai Rp 2,8 juta. Uang tersebut merupakan syarat agar nantinya anaknya bisa diterima di sekolah tersebut.

Salah satu warga Brebes yang tidak bersedia menyebutkan identitasnya pada hari Kamis 6 Juli 2017 ini telah mengatakan “Anak saya kan masuk daftar cadangan. Kalau mau masuk (diterima) itu harus memberikan uang sebesar Rp 2,8 juta”. Dirinya telah mendaftarkan anaknya untuk masuk ke SMP Negeri 1 Brebes.

PPDB
Copyright©soreangonline

Menurut dirinya, terdapat sebanyak 21 wali murid yang telah diminta untuk membayarkan uang dengan nilai yang sama juga karena dalam PPDB anaknya telah masuk ke dalam daftar cadangan. Dirinya mengatakan “Waktu itu dikumpulkan, katanya sih musyawarah tapi kesannya diwajibkan. Ada orang tua yang setuju, tapi banyak yang tidak setuju”.

BACA JUGA : Sudah Jadi Badan Usaha Tetap, Pajak FB Diburu!

Orang tua murid yang lainnya juga mengeluhkan mengenai hal yang sama juga. Bahkan dirinya pun telah rela menggadaikan sepeda motor untuk mendapatkan yang guna biaya masuk anaknya ke sekolah favorit di Brebes itu.

Salah satu ibu dari calon murid SMP Negeri 1 Brebes itu yang juga enggan disebutkan namanya mengatakan “Saya bayar lebih dari Rp 4 juta. Dua juta untuk bayar seragam dan kegiatan sekolah selama setahun. Selebihnya untuk bayar karena dalam PPDB anak saya masuk daftar cadangan”.

Dirinya beserta dengan orang tua murid yang lainnya pun telah menunjukkan bukti pembayaran itu kepada salah satu awak media. Di dalam bukti pembayaran tersebut, telah tertulis uang sebesar Rp 2,8 juta itu digunakan untuk pengembangan sekolah.

Sementara itu pada saat dikonfirmasi ke pihak sekolah SMP Negeri 1 Brebes, mereka pun membantah hal tersebut. Humas SMP Negeri 1 Brebes yakni Fahrurozi ini telah mengatakan bahwa tidak ada penarikan sejumlah uang kepada orang tua murid yang anaknya masuk di dalam daftar cadangan.

baca juga : 

Ratusan Karyawan MNC Group Tolak di PHK Karena Pesangon Tak Sesuai!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here