Diet Sehat Terjangkau, Tapi Banyak Orang Pilih Gorengan dan Makanan Manis

Apr 21, 2026 - 16:21
 0  5
Diet Sehat Terjangkau, Tapi Banyak Orang Pilih Gorengan dan Makanan Manis

Diet sehat ternyata terjangkau bagi masyarakat Indonesia, namun ironi terjadi ketika banyak yang justru lebih memilih mengonsumsi gorengan dan makanan manis. Fenomena ini mengungkap bahwa faktor ekonomi bukanlah satu-satunya penghambat pola makan sehat, melainkan kebiasaan dan gaya hidup yang lebih dominan memengaruhi pilihan konsumsi.

Ad
Ad

Pola Makan Masyarakat Indonesia dan Faktor Pengaruhnya

Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada, Pratiwi Dinia Sari, menjelaskan bahwa pemilihan makanan seseorang dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisiologis, selera, dan kebiasaan, sedangkan faktor eksternal mencakup ketersediaan pangan, budaya, dan interaksi sosial.

“Jadi memang ketika seseorang memilih untuk memakan atau tidak memakan suatu jenis makanan itu tidak semata soal kemampuan untuk membeli makanan tersebut,”

ujar Dini dalam pernyataannya yang dilansir laman resmi UGM pada 20 April 2026.

Penelitian Terkini: Makanan Sehat Bisa Dijangkau, tapi Pilihan Konsumsi Berbeda

Sebuah studi berjudul Healthy diets are affordable but often displaced by other foods in Indonesia yang dipublikasikan dalam jurnal Food Policy menguatkan temuan tersebut. Penelitian ini mengungkap bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya mampu membeli makanan sehat, namun pada kenyataannya lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.

Ini menunjukkan pola konsumsi masyarakat yang tidak hanya dipengaruhi oleh ekonomi, melainkan juga oleh preferensi dan kebiasaan makan yang terbentuk sejak kecil.

Gaya Hidup Praktis dan Kebiasaan Sejak Dini Jadi Faktor Dominan

Dini menambahkan bahwa dalam konteks masyarakat modern, preferensi dan gaya hidup jauh lebih dominan dibandingkan faktor ekonomi. Kebiasaan makan yang sudah terbentuk sejak kecil cenderung berlanjut hingga dewasa, sehingga pola konsumsi sulit berubah.

Selain itu, gaya hidup yang serba praktis juga memperparah kondisi ini. Banyak orang kini lebih memilih membeli makanan jadi daripada memasak sendiri, dan pilihan makanan di luar rumah umumnya didominasi oleh gorengan, makanan tinggi gula, dan rendah serat.

  • Gorengan menjadi pilihan utama karena mudah didapat dan murah.
  • Makanan manis yang tinggi gula juga digemari sebagai camilan.
  • Kurangnya kesadaran akan manfaat gizi seimbang dan risiko kesehatan jangka panjang.

Menurut Dini, kebiasaan ini berkontribusi pada pola makan yang jauh dari prinsip gizi seimbang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, temuan ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan masyarakat luas. Meskipun akses terhadap makanan sehat sudah terjangkau secara ekonomi, perubahan pola konsumsi tidak akan terjadi tanpa edukasi dan intervensi yang tepat.

Kebiasaan makan yang sudah mengakar sejak dini dan gaya hidup praktis yang mengedepankan kecepatan dan kemudahan menjadi tantangan utama. Jika tidak ada langkah strategis untuk mengubah preferensi ini, risiko meningkatnya penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas akan terus meningkat di Indonesia.

Ke depan, upaya edukasi gizi yang membumi dan peningkatan ketersediaan makanan sehat di berbagai segmen masyarakat perlu diperkuat. Pemerintah dan pelaku usaha juga bisa berperan dengan menyediakan alternatif makanan sehat yang praktis dan terjangkau agar lebih menarik bagi konsumen modern.

Untuk informasi lebih lengkap dan data penelitian, kunjungi laman resmi Kosadata dan Food Policy Journal.

Kesimpulannya, akses ekonomi bukan lagi hambatan utama dalam pola makan sehat di Indonesia, melainkan perubahan kebiasaan dan gaya hidup yang harus menjadi fokus perhatian bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad