Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Turun 0,17% Pasca Mundur Gubernur BI

Jul 28, 2026 - 14:10
 0  2
Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Turun 0,17% Pasca Mundur Gubernur BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar 0,17% ke level 6.185,78 pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026. Penurunan ini terjadi pasca pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, yang sempat menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan domestik.

Ad
Ad

Meski IHSG melemah, aktivitas transaksi di pasar modal relatif sepi dengan nilai transaksi mencapai Rp12,17 triliun dan volume perdagangan sebanyak 27,77 miliar saham dalam 1,81 juta kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, tercatat 307 saham menguat, 341 saham melemah, dan 147 saham stagnan.

Penjualan Bersih Investor Asing dan Saham Favorit

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp820,67 miliar di seluruh pasar saham Indonesia. Penjualan ini terbagi menjadi Rp491,89 miliar di pasar reguler dan Rp328,77 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Namun demikian, sejumlah saham masih menarik minat beli dari investor asing. Berdasarkan data dari Stockbit, terdapat 10 saham yang mengalami pembelian bersih terbesar oleh investor asing pada hari tersebut, yaitu:

  1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp96,17 miliar
  2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) – Rp15,22 miliar
  3. PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) – Rp14,11 miliar
  4. PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) – Rp10,30 miliar
  5. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) – Rp10,24 miliar
  6. PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) – Rp9,94 miliar
  7. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) – Rp9,74 miliar
  8. PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) – Rp9,44 miliar
  9. PT Petrosea Tbk. (PTRO) – Rp8,20 miliar
  10. PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) – Rp6,38 miliar

Langkah investor asing yang memborong saham-saham ini sekaligus mengindikasikan adanya potensi optimisme di tengah koreksi pasar.

Situasi Pasca Mundur Perry Warjiyo

Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI pada 27 Juli 2026 menjadi katalis penting di pasar modal Indonesia. Keputusan ini menimbulkan ketidakpastian jangka pendek yang tercermin dari koreksi IHSG. Namun, transaksi yang masih terjaga dan adanya pembelian saham-saham unggulan oleh investor asing menunjukkan para pelaku pasar tetap melakukan seleksi investasi dengan hati-hati.

Bank Indonesia sendiri sedang dalam tahap mencari pengganti Perry Warjiyo, yang tentu menjadi perhatian pasar karena peran strategis BI dalam menjaga stabilitas ekonomi dan moneter nasional.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, koreksi IHSG yang hanya sebesar 0,17% pasca pengunduran diri Perry Warjiyo menunjukkan pasar modal Indonesia cukup resilient menghadapi ketidakpastian politik dan ekonomi. Investor asing yang terciduk memborong saham unggulan seperti BBCA dan AADI memberikan sinyal bahwa mereka masih percaya pada fundamental pasar Indonesia, terutama di sektor perbankan dan energi.

Namun, pergerakan jual bersih asing secara keseluruhan yang mencapai ratusan miliar rupiah perlu menjadi perhatian. Ini bisa jadi indikasi adanya redistribusi portofolio dan kebutuhan untuk lebih selektif memilih saham yang dianggap tahan banting. Ke depan, pengumuman resmi pengganti Gubernur BI akan menjadi momentum penting yang dapat memengaruhi sentimen pasar secara signifikan.

Investor dan pengamat disarankan untuk terus memantau perkembangan kebijakan moneter dan berita terkait Bank Indonesia melalui sumber resmi dan terpercaya agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, Anda dapat membaca artikel asli di CNBC Indonesia serta mengikuti laporan dari CNN Indonesia Ekonomi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad