Dua Saudara Kembar Curi 27 iPhone Senilai 400 Juta, Ditangkap di Hue
Dua saudara kembar berusia 17 tahun berhasil ditangkap setelah melakukan pencurian besar-besaran di sebuah toko telepon seluler di Da Nang, Vietnam. Mereka mencuri 27 unit iPhone dengan total nilai lebih dari 400 juta VND dan melarikan diri ke kota Hue sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi setempat.
Detail Kejadian Pencurian iPhone di Da Nang
Pada tanggal 13 Agustus 2026 sekitar pukul 02.19 dini hari, Kepolisian Kota Da Nang menerima laporan pembobolan toko telepon seluler yang berlokasi di Jalan Le Van Hien, Kelurahan Ngu Hanh Son. Pelaku menggunakan linggis untuk membobol kunci pintu toko dan berhasil membawa kabur 27 iPhone dengan nilai total melebihi 400 juta VND.
Setelah menerima laporan, Departemen Kepolisian Kriminal Kota Da Nang segera berkoordinasi dengan Kepolisian Kelurahan Ngu Hanh Son, Departemen Teknik Forensik, dan Kejaksaan Daerah 2 untuk melakukan penyelidikan. Proses pengumpulan bukti dan pemeriksaan tempat kejadian perkara dilakukan secara intensif.
Identifikasi dan Penangkapan Pelaku
Berdasarkan modus operandi dan bukti yang ditemukan di tempat kejadian, penyidik memperkirakan pelaku merupakan orang luar daerah yang sengaja datang ke Da Nang untuk melakukan pencurian dan langsung melarikan diri setelah aksinya. Melalui penyelidikan lanjutan, polisi mengidentifikasi dua tersangka yaitu saudara kembar berinisial TNT dan TNQ, yang berusia 17 tahun dan berasal dari Kelurahan Nam Dong Ha, Provinsi Quang Tri.
Setelah melakukan pencurian, keduanya melarikan diri ke Hue dan bersembunyi di sebuah penginapan di Jalan Phan Chu Trinh. Tim gabungan dari Kepolisian Kriminal Da Nang, Kepolisian Kriminal Provinsi Quang Tri, dan Kepolisian Kota Hue kemudian menggerebek lokasi tersebut dan menangkap keduanya pada pukul 09.00 tanggal 14 Agustus.
Pengakuan Pelaku dan Barang Bukti
"Sekitar pukul 01.30 pagi tanggal 13 Agustus, Q. mengendarai sepeda motor membawa T. keliling kota Da Nang untuk mencari toko telepon yang akan dicuri. Sesampainya di toko di Jalan Le Van Hien, Q. bertugas sebagai pengintai sementara T. menggunakan linggis untuk membobol kunci dan masuk ke dalam toko," ujar pihak kepolisian dalam keterangan resmi.
Setelah berhasil masuk, T. membuka etalase dan mengumpulkan semua iPhone ke dalam kotak kardus yang kemudian dibawa keluar. Setelah itu, mereka langsung kabur ke Hue untuk menyembunyikan barang curian dan mencari pembeli.
Selain iPhone, polisi juga menyita sebuah sepeda motor dengan plat nomor 82 B2-073.xx yang ternyata merupakan kendaraan curian dari kawasan FPT di Da Nang pada pertengahan Juli 2026, serta linggis yang digunakan untuk membobol toko.
Saat ini, polisi telah menyita 28 unit iPhone berbagai model, dimana 27 di antaranya terkonfirmasi sebagai barang curian dari toko tersebut.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, kasus ini menyoroti fenomena kriminalitas remaja yang semakin meningkat di perkotaan besar Vietnam. Modus operandi yang terencana dan keberanian menggunakan alat seperti linggis menunjukkan adanya kesiapan dan perencanaan matang oleh pelaku meskipun usianya masih muda. Hal ini mengindikasikan perlunya intervensi sosial dan edukasi lebih intensif untuk para remaja, khususnya di daerah perbatasan dan urbanisasi tinggi.
Lebih jauh, tindakan cepat dan koordinasi antar kepolisian daerah seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Da Nang, Quang Tri, dan Hue patut diapresiasi sebagai contoh efektifitas kerja sama lintas wilayah dalam mengatasi kejahatan yang bersifat lintas daerah. Namun, publik juga perlu waspada terhadap potensi kejahatan serupa yang bisa terjadi di kota-kota besar lain seiring dengan meningkatnya nilai barang elektronik yang mudah dijual kembali seperti iPhone.
Kedepannya, pengawasan toko-toko ritel elektronik harus diperketat, termasuk penerapan teknologi keamanan yang lebih canggih, dan aparat hukum diharapkan meningkatkan patroli khusus untuk mencegah kasus serupa. Masyarakat juga perlu dilibatkan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Untuk informasi lengkap dan perkembangan terbaru terkait kasus tersebut, Anda dapat membaca sumber aslinya di Vietnam.vn serta mengikuti berita keamanan dari BBC Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0