Brankas Mewah Terkubur 100 Meter di Pegunungan Swiss untuk Orang Superkaya

Aug 19, 2026 - 10:30
 0  2
Brankas Mewah Terkubur 100 Meter di Pegunungan Swiss untuk Orang Superkaya

Properti mewah kini tidak hanya sebatas mansion, penthouse, atau vila dengan pemandangan menawan. Di Swiss, sebuah brankas supermewah sedang dibangun 100 meter di bawah permukaan Brünig Pass, yang menawarkan solusi penyimpanan aset berharga bagi kalangan ultra-kaya dari seluruh dunia. Proyek ini dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun depan.

Ad
Ad

Ruang Penyimpanan Pribadi di Bawah Pegunungan Swiss

Kompleks brankas bawah tanah raksasa ini berlokasi dekat desa Lungern, Swiss, tepatnya di bawah pegunungan Alpen yang terkenal. Menurut laporan detikProperti dan dikutip dari New York Post, proyek ini memiliki sekitar 20 ruang penyimpanan pribadi yang tertanam lebih dari 100 meter di bawah batuan padat. Lokasi ini memberikan perlindungan alami yang sangat aman bagi berbagai aset bernilai tinggi seperti karya seni, emas batangan, mobil Ferrari klasik, hingga koleksi anggur langka.

Pengusaha asal Swiss, Thomas Gasser, sebagai Chairman Brünig Mega Safe, adalah inisiator proyek ini. Menariknya, ruang penyimpanan ini tidak disewakan secara biasa, melainkan dengan skema sewa 99 tahun yang memberikan hak kepemilikan legal bagi pembeli. Harga sewa dimulai dari hampir 1 juta franc Swiss (sekitar US$1,23 juta atau Rp 21,8 miliar), menggambarkan nilai eksklusifitas dan keamanan yang ditawarkan.

Keamanan menjadi fokus utama kompleks ini. Calon pemilik harus melalui sejumlah pemeriksaan ketat sebelum memasuki ruang penyimpanan, termasuk pemeriksaan di pos khusus dan proses verifikasi yang tidak diungkap secara publik. Thomas Gasser menegaskan kepada media RTS bahwa prosedur keamanan ini sangat rahasia, bahkan lokasi pintu masuk tidak diperlihatkan kepada wartawan.

"Kamu pertama-tama harus berkendara melalui pos pemeriksaan khusus dan keluar dari kendaraan. Akan ada beberapa pemeriksaan keamanan yang tentunya tidak akan diungkapkan kepada publik," ujar Gasser.

Keunikan lain dari proyek ini adalah pembeli memperoleh hak kepemilikan atas ruang penyimpanan tersebut. Setiap ruang memiliki nomor bidang tanah sendiri yang tercatat dalam daftar pertanahan Swiss. Dengan demikian, properti ini dapat digunakan sebagai jaminan hipotek, memberikan nilai investasi yang lebih dari sekadar fasilitas penyimpanan.

Dari Restoran dan Fasilitas Latihan Menjadi Brankas Mewah

Awalnya, lokasi bawah tanah ini berfungsi sebagai Cantina Caverna, sebuah restoran sekaligus tempat acara. Di area yang sama terdapat juga lapangan tembak dan fasilitas latihan pemadam kebakaran untuk simulasi kebakaran terowongan. Kini, area tersebut telah dialihfungsikan menjadi kompleks brankas bawah tanah berteknologi tinggi yang sedang dibangun oleh perusahaan keluarga Gasser, yang memiliki pengalaman puluhan tahun dalam pekerjaan bawah tanah dan penggunaan bahan peledak.

Proses pembangunan melibatkan sekitar 300 pekerja dan diperkirakan akan rampung serta mulai beroperasi pada tahun depan.

Tanggapan Warga Lokal Terhadap Proyek Brankas Mewah

Meski menawarkan fasilitas istimewa bagi kalangan superkaya, proyek ini tidak sepenuhnya mendapat sambutan hangat dari masyarakat Lungern. Beberapa warga mempertanyakan alasan pembangunan bunker mewah yang ditujukan untuk miliarder di wilayah mereka, bahkan menilai proyek ini hanya memperkuat ketimpangan ekonomi.

Namun, ada juga warga yang mengambil sikap santai dan bercanda bahwa kehadiran para pemilik brankas mewah akan membuat jalan-jalan di Pegunungan Alpen lebih hidup dengan kehadiran mobil-mobil Ferrari milik "tetangga" baru mereka.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembangunan brankas supermewah ini mencerminkan tren baru dalam pengelolaan kekayaan ekstrem di kalangan ultra-kaya dunia. Dengan memberikan hak kepemilikan legal dan perlindungan maksimal di lokasi yang sangat tersembunyi, proyek ini bukan hanya soal penyimpanan aset, tetapi juga investasi yang strategis dan eksklusif.

Namun, proyek ini juga menimbulkan dilema sosial dan ekonomi. Ketimpangan akses terhadap fasilitas supermewah semacam ini bisa memicu ketidakpuasan masyarakat lokal, terutama di negara dengan tradisi egaliter seperti Swiss. Ke depannya, pengelola proyek perlu mengantisipasi dan mengelola respons masyarakat agar tidak menimbulkan konflik sosial.

Selain itu, proyek ini juga menjadi indikator penting bagaimana teknologi dan konsep properti mewah terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar kelas atas yang mencari keamanan dan privasi tanpa kompromi. Kita perlu mengamati apakah konsep serupa akan muncul di negara lain dan bagaimana implikasinya terhadap industri properti global.

Untuk perkembangan terbaru dan detail lebih lanjut, pembaca dapat mengikuti update resmi proyek ini dari sumber terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad