5 Kriteria Cawapres Dari PPP Untuk Dampingi Jokowi di Pilpres 2019!

0
352
Jokowi dan Romahurmuziy
Copyright ©Tribunnews

PPP Memiliki Kriteria Untuk Cawapres Pendamping Jokowi Dalam Pilpres 2019

Indowarta.com – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengungkapkan, sebagai salah satu partai pengusung Joko Widodo atau Jokowi, pihaknya juga mempunyai sejumlah kriteria sosok yang pantas untuk bersanding dengan mantan Wali Kota Solo tersebut dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

BACA JUGA : Ridwan Kamil Terlihat Begitu Mendominasi Saat Debat Pilkada 2018!

Hal pertama yang sedang dibutuhkan oleh Jokowi, kata pria yang akrab disapa Romi ini, adalah pendamping yang dapat memastikan NKRI tetap terpelihara. Karena dia menilai kalau Indonesia terbagi menjadi dua kelompok, yaitu nasionalis dan agamis.

Romi menyatakan bahwa dua kelompok besar tersebut sejak lama sudah terekfleksikan dalam pemimpin di Indonesai. Seperti Soekarno-Hatta, Gus Dur-Megawati, Megawati-Hamzah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Yusuf Kalla, dan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Narasi besar NKRI terbagi ke dalam dua kelompok besar, yaitu nasionalis dan agamis. Itu pun selalu terefleksikan di dalam pemimpin-pemimpin nasional kita,” ungkap Romi saat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/18).

Sedangkan yang kedua, pihaknya mengungkapkan bahwa Jokowi membutuhkan calon wakil presiden yang mempunyai sesitivitas kepada dunia dan generasi milenial. Pasalnya ada 40 persen pemilih Indonesia merupakan anak muda.

Jokowi (1)
Copyright ©Ist

“Mereka memiliki gaya komunikasi yang berbeda jauh dengan baby boomers, sehingga ini memerlukan sensitivitas, kalau dari generasi itu akan lebih mudah,” kata dia.

BACA JUGA : Peta Kekuatan Koalisi Pro Jokowi Jika Partai Demokrat Resmi Gabung!

Untuk kriteria ketiga, Romi mengatakan bahwa sosok yang cocok untuk mendampingi Jokowi adalah memiliki kompetensi intelektual atau seseorang yang sudah memiliki pengalaman dalam legislatif, eksekutif, serta keduanya.

Selanjutnya, pihaknya menilai bahwa cawapres pendamping Jokowi harus dapat menekan adanya ujaran kebencian. “Pak Jokowi sebagai rezim anti-Islam terus ditiupkan oleh lawan politik. Oleh karena itu, figur agamis yang milenial sangat diperlukan,” ujar dia.

Disamping itu, Romi menambahkan bahwa cawapres tersebut harus memiliki mampu melanjutkan visi dan misi. Sehingga nantinya akan tercipta irama kerja yang sejajar.  Selain itu, dia menilai kalau sosok cawapres itu harus sehati dengan Jokowi.

“Artinya ini soal kecocokan, kebiasaan, dan apakah Beliau satu hati tidak dengan orang tersebut,” jelas dia.

BACA JUGA : DPD Gerindra Masih Yakinkan Prabowo Bisa Menang di Pilpres 2019!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here