Kepala Basarnas Menangis di Hadapan Keluarga Korban Lion Air !

0
128
Copyright©tribunnews

Kepala Basarnas Menangis di Depan Keluarga Korban Lion Air JT610: Kami Bukan Manusia Super !

Indowarta.com – Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi yang mengaku sempat meneteskan air mata saat menanggapi bermacam keluhan yang diungkapkan oleh para keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610, yang diketahui jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) pekan lalu.

Ikuti Juga : Keluarga Dilarang Melihat Jasad Korban Lion Air, Ini Alasannya !

Ia mengatakan suaranya sempat terhenti ketika menanggapi keluhan para keluarga korban Lion Air JT 610 saat berkumpul di hadapannya di sebuah hotel di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Dirinya mencoba untuk menahan diri mencegah air matanya berlinang. Lantas ia mengusap kedua matanya dengan jari guna menghilangkan genangan air mata di pelupuk matanya.

Copyright©okezone

“Kami memahami bahwa kami bukan manusia super, bukan manusia yang sempurna, kami tetap berusaha sekuat tenaga dengan apa yang kami miliki kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban,” kata Syaugi sebelum suaranya tercekat.

Sambil terbata-bata, Syaugi yang mengatakan timnya serius untuk melakuan pencarian serta pantang menyerah.

“Maaf… saya serius untuk melakukan pencarian.. saya tidak menyerah, tapi saya minta maaf sebesar-besarnya” ucapnya sambil terisak yang disambut tepuk tangan dari keluarga korban.

Tak hanya itu, Syaugi yang kemudian berjanji Basarnas dan tim gabungan akan tetap berupaya sekuat tenaga untuk mencari dan mengevakuasi korban Lion Air JT 610.

“Mudah-mudahan dengan waktu yang ada ini kami tetap all out, walaupun sampai 10 hari nanti kalau pun masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan saya yakin, bahwa saya akan terus mencari saudara-saudara sekalian,” kata dia bertekad.

Ikuti Juga : Tim DVI Kembali Serahkan 13 Peti Jenazah Korban Lion Air kepada Pihak Keluarga !

Dari pertemuan itu, Syaugi yang mengatakan proses pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang akan ditambah selama tiga hari guna mencari korban yang belum ditemukan.

Kami perpanjang operasi pencarian korban selama tiga hari ke depan berdasarkan situasi di lapangan,” kata Syaugi.

Lantas, Syaugi yang turut membeberkan proses pencarian korban yang telah memakan waktu sepekan, sementara para keluarga korban yang hadir di sana hanya terdiam menyimak keterangan pimpinan Basarnas itu. terlihat tak ada senyum, terlebih hanya tangis dalam pertemuan itu.

Ikuti Juga : KNKT Ungkap, Mesin Pesawat Lion Air dalam Keadaan Hidup Saat Jatuh ke Laut !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here