Duduk Perkara Perselisihan Ojol dan Debt Collector hingga 'Kepung' Mapolresta Bandung

Beberapa orang yang diduga Debt Collector juga membubarkan massa sambil membawa senjata tajam.

Duduk Perkara Perselisihan Ojol dan Debt Collector hingga 'Kepung' Mapolresta Bandung
Duduk Perkara Perselisihan Ojol dan Debt Collector hingga 'Kepung' Mapolresta Bandung Ratusan Ojol Datangi Mapolresta Bandung. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan pengemudi Ojek Online terlibat perselisihan dengan Debt Collector di Kota Bandung. Hal tersebut di awali dengan perebutan paksa kendaraan milik salah seorang ojol bernama Indra yang sedang dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan penuturan Ketua Harian Driver Bandung Raya, Amief, pihak keluarga Indra meminta keringanan kepada Debt Collector. Informasi itu pun diterima oleh rekan Indra. Namun, hal tersebut tidak mendapat respons baik.

taboola mid article

Akhirnya kedua belah pihak sepakat melakukan pertemuan untuk mediasi di kantor Debt Collector bekerja. Hasilnya, kendaraan harus tetap disita karena ada denda yang belum dibayar.

"Unit (motor) tetap di dalam (sitaan) dan denda mesti dibayar," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Selasa (7/3) malam.

Suasana saat itu, Amief sebut kondusif meski massa dari Ojol sudah banyak berada di luar. Hingga akhirnya ada beberapa Debt Collector yang diduga melakukan provokasi. Akhirnya kedua belah pihak terlibat perselisihan dan bentrokan.

2 dari 2 halaman

Keributan diwarnai dengan pelemparan benda tumpul. Beberapa orang yang diduga Debt Collector juga membubarkan massa sambil membawa senjata tajam. Berdasarkan data yang ia terima, ada 9 orang ojol yang mengalami luka. Puluhan motor rusak.

"Ada pelemparan, kita tarik mundur, kita lempar balik. Gerbang dibuka dan ada yang terlihat bawa samurai, ada balok, linggis," ucap dia.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi akhirnya berhasil membawa beberapa orang yang diduga Debt Collector ke Mapolrestabes Bandung.

Informasi mengenai bentrokan itu sampai ke berbagai komunitas ojol. Bahkan, video bentrokan ada yang mengunggahnya di media sosial.

Akhirnya, ratusan ojol mendatangi Mapolrestabes Bandung. Mereka meminta agar pihak kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut agar hal serupa tidak terjadi kembali.

"kami ingin (debt collector) ditindak (pidana),” pungkasnya.

[ded]

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow