Mengulik Keindahan Arsitektur Masjid Al-Aqsa, Tempat Penting Peristiwa Isra Miraj

Masjid Al-Aqsa, situs bersejarah bagi umat Islam, memiliki arsitektur megah dan kaya sejarah. Temukan keindahan interior dan eksteriornya di Yerusalem.

Mengulik Keindahan Arsitektur Masjid Al-Aqsa, Tempat Penting Peristiwa Isra Miraj
Jakarta -

Keberadaan Masjid Al-Aqsa bagi umat Islam bukan hanya sebagai rumah ibadah. Salah satu Masjid tertua setelah Masjidil Haram ini sempat dikunjungi oleh Nabi Muhammad saat melakukan Isra Mi'raj.

Menurut situs resmi Kementerian Agama (Kemenag), Isra Mi'raj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam.

Masjid ini telah berdiri jauh sebelum Nabi Muhammad SAW lahir. Tidak ada yang tahu tepatnya kapan Masjid Al-Aqsa dibangun, tetapi ada yang berpendapat, menurut buku Sejarah & Keutamaan Masjid Al-Aqsha & Al-Quds karya Mahdy Saied Rezk Karisem, sosok yang benar-benar pertama kali mendirikan Masjid Al Aqsa adalah para malaikat berdasarkan sumber dari beberapa kitab tafsir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini, Masjid Al-Aqsa masih berdiri megah di Yerussalem, di wilayah konflik antara Palestina dan Israel. Meskipun berada di daerah konflik, Masjid Al-Aqsa memiliki arsitektur yang menawan. Dilansir Madain Project, berikut makna dan detail arsitektur dan interior Masji Al-Aqsa.

Eksterior Masjid Al-Aqsa

Masjid Al-Aqsa memiliki bentuk yang terdiri fasad kubus dan kubah yang didominasi warna pasir. Dari luar, masjid ini tampak mirip dengan masjid lainnya, tetapi, terdapat pilar, jendela, dan lorong yang begitu indah. Bagian fasad di dekat lorong masuknya merupakan kombinasi struktur solid dengan paduan aksen melengkung di atas. Bentuk bingkai seperti ini kini banyak diadaptasi oleh masjid-masjid di seluruh dunia termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

1. Fasad

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Fasad Masjid Al-Aqsa disebut telah dibangun pada tahun 1065 M atas instruksi khalifah Fatimiyah al-Mustansir Billah. Fasadnya dihiasi dengan langkan (pagar kisi-kisi) yang terdiri dari atap dan kolom kecil. Lengkungan batu tersebut ada sekitar 14 bidang yang terinspirasi dari bangunan khas Romawi.

Lengkungan ini bukan hanya menghiasi fasad lorong masuk saja, melainkan pintu masuk juga. Di pintu masuk ini pernah terjadi kisah bersejarah yakni saat tentara Salib pada perang salib datang dan merusak fasadnya. Namun, saat ini bentuknya telah direnovasi Kaum Ayyubiyah.

2. Kubah

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Kubah Masjid al-Aqsa jika dilihat dari foto yang beredar di internet terdapat 2 versi yakni yang berkubah emas dan berwarna pasir. Menurut Madain Project, warna kubah Masjid Al-Aqsa adalah warna pasir menyerupai lingkungan sekitarnya yakni gurun. Kubah ini didesain oleh az-Zahir dan terbuat dari panel kayu yang dilapisi dengan enamel timah. Sementara itu, kubah berwarna emas merupakan bangunan Dome of Rock.

Letak bangunan dengan kubah Masjid Al-Aqsa berada di dekat ujung selatan bagian tengah ruang shalat utama. Pada tahun 1969, kubah tersebut direkonstruksi dari beton dan dilapisi dengan aluminium anodisasi, sebagai pengganti lembaran enamel timah bergaris asli.

Interior Masjid Al-Aqsa

Keindahan Masjid Al-Aqsa juga bisa dinikmati hingga ke bagian dalamnya. Sebab, di sinilah tempat umat Muslim beribadah. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa ruangan yang ada di dalamnya.

1. Serambi

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Sebelum kamu masuk ke bagian inti Masjid, tempatsalatnya, kamu pasti melewati Serambi Al-Aqsa. Pintu masuk utama ke ruang salat berada di urutan ketiga di sebelah kanan. Total terdapat tujuh pintu masuk yang mengarah ke ruang salat utama dari serambi ini.

Letak Serambi Al-Aqsa berada di bagian atas fasad. Bagian tengah serambi dibangun oleh Ksatria Templar selama Perang Salib Pertama, tetapi untuk yang memerintahkan pembangunan serambi itu sendiri adalah keponakan Saladin, al-Mu'azzam Isa, pada tahun 1217.

2. Ruang Salat Utama

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Interior ruang shalat utama terdapat mimbar dan mihrab di belakang, menghadap ke dinding kiblat (dinding selatan). Masjid Al-Aqsa memiliki tujuh lorong sempit dengan beberapa tambahan aula kecil di sebelah barat dan timur bagian selatan bangunan. Bagian dalam masjid ditopang oleh 45 kolom tiang.

3. Mushola dan Mihrab Zakaria

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Di dalam sini, terdapat tempat bersejarah lainnya yakni mushola dan Mihrab Zakaria. Tempat ini adalah area kecil tempat salat yang terletak di sisi timur dari ruang shalat utama. Ruangan tersebut diberi nama Nabi Zakaria untuk memperingatinya. Tempat ini juga disebut sebagai tempat Maria menginap dan dikunjungi oleh Zakaria, yang tertulis di Al-Quran (3:37).

Menara

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Selain kubah, masjid juga identik dengan menara. Fungsinya adalah untuk mengumandangkan azan (panggilan shalat) lima kali sehari. Menara ini berada di kompleks Haram ash-Sharif. Terdiri dari empat menara, ada tiga di sepanjang dinding barat dan satu di dekat sudut timur laut. Menara-menara ini ditambahkan selama kurun waktu satu abad, oleh berbagai Sultan dan Amir.

Masjid Omar ibn al-Khattab

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, sabahat Nabi juga ada yang membantu renovasi dan pembangunan Masjid Al-Aqsa yang hancur yakni Umar bin Khattab. RA. Di dekat Masjid Al-Aqsa terdapat Masjid bernama Masjid Omar ibn al-Khattab yang asli adalah sebuah tempat ibadah kecil yang didirikan oleh Umar, khalifah kedua Kekhalifahan Rashidun, setelah penaklukan Muslim atas kota Yerusalem pada awal abad ke-7 M (sekitar 636 M). Saat ini, sebagian masjid digunakan sebagai klinik darurat.

Al-Aqsa al-Qadeem (Terowongan Gerbang Huldah)

Masjid Al-AqsaMasjid Al-Aqsa Foto: (istimewa/madain project)

Saat ini dikenal sebagai al-Aqsa al-Qadeem, tempat ini awalnya merupakan terowongan yang digunakan untuk mengakses platform bawah Haram ash-Sharif. Sebuah konstruksi linier yang memanjang dari utara ke selatan. Terdapat delapan belas anak tangga mengarah ke bawah dari platform bawah Haram ash-Sharif.

Struktur dua koridor memiliki langit-langit berkubah barel, dan mengarah ke gerbang dua portal di dinding selatan dikenal sebagai "Bab an-Nabi" yang secara harfiah berarti pintu gerbang nabi. Di masa lalu, terowongan ini mungkin berfungsi sebagai jalan pribadi dari Istana Umayyah yang berdekatan.

(aqi/das)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow